Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LINGKUNGAN: Ribuan hektare hutan di Buleleng rusak

SINGARAJA: Ribuan hektare lahan hutan di Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami kerusakan yang cukup parah, baik diakibatkan oleh faktor cuaca maupun ulah manusia tak bertanggung jawab."Kerusakan hutan di daerah ini sudah sangat memprihatinkan,"
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Desember 2012  |  15:03 WIB

SINGARAJA: Ribuan hektare lahan hutan di Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami kerusakan yang cukup parah, baik diakibatkan oleh faktor cuaca maupun ulah manusia tak bertanggung jawab."Kerusakan hutan di daerah ini sudah sangat memprihatinkan," kata Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana di Singaraja, Minggu.Ia menyebutkan secara keseluruhan luas hutan di wilayahnya itu mencapai 51.436,21 hektare, sedangkan 8.258,14 hektare di antaranya rusak parah."Untuk merehabilitasi kerusakan hutan ini, maka diperlukan adanya taman hutan rakyat," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.Kabupaten Buleleng memiliki hutan paling luas dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Bali. Sepanjang tahun ini telah terjadi kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Buleleng.Bahkan kebakaran hutan di Pulaki dan Tejakula telah merusakkan tanaman produktif di atas lahan seluas 56 hektare."Peristiwa kebakaran itu lebih banyak disebabkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab, seperti masyarakat sekitar yang mencari madu di tengah hutan dengan menggunakan api," kata Bupati.Suradnyana meminta instansi terkait segera melakukan pencegahan dengan menggiatkan lagi sosialisasi agar peristiwa serupa tidak terulang pada musim kemarau yang akan datang.Sampai saat ada enam desa di sekitar kawasan hutan yang siap menjalankan program tanaman hutan rakyat. (Antara/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top