Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEKTOR PERTANIAN : Kudus Dapat Alokasi 12.500 ton Pupuk Urea

KUDUS  -- Kabupaten Kudus pada 2013 memperoleh alokasi pupuk urea untuk sektor pertanian sebanyak 12.500 ton.Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Sofyan Dhuhri, jika dibandingkan 2012, alokasi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Desember 2012  |  16:39 WIB

KUDUS  -- Kabupaten Kudus pada 2013 memperoleh alokasi pupuk urea untuk sektor pertanian sebanyak 12.500 ton.Kasi Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, Sofyan Dhuhri, jika dibandingkan 2012, alokasi urea untuk sektor pertanian turun.Sedangkan alokasi pupuk jenis lain untuk sektor pertanian sesuai Pergub Provinsi nomor 62/2012 tentang Kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian di Jateng tahun anggaran 2013.

Dalam Pergub tersebut dicantumkan  pupuk SP-36 sebanyak 1.600 ton, ZA sebanyak 6.100 ton, NPK Phonska sebanyak 9.200 ton, organik sebanyak 3.800 ton.Untuk sektor peternakan, katanya, Kudus mendapatkan alokasi pupuk urea sebanyak 748 ton, SP-36 sebanyak 47 ton, ZA sebanyak 157 ton, dan organik sebanyak 122 ton.Sementara sektor perkebunan, untuk urea sebanyak 5.609 ton, SP-36 sebanyak 671 ton, ZA sebanyak 2.258 ton, NPK sebanyak 4.073 ton, dan organik sebanyak 307 ton.Alokasi Urea untuk sektor tanaman pangan sebanyak 5.062 ton, SP-36 sebanyak 771 ton, ZA sebanyak 6.923 ton, NPK sebanyak 4.350 ton, dan organik sebanyak 7.379 ton.Sektor perikanan, katanya, alokasi pupuk yang diterima hanya pupuk urea sebanyak 48 ton. (Antara/Endot Brilliantono)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Reporter 1

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top