Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LAHAR MERAPI - Dua Kecamatan Terancam Terisolir akibat terkena lahar dingin

MAGELANG – Masyarakat di Kecamatan Srumbung dan Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang nyaris terisolir akibat dua jembatan di daerah itu terputus karena diterjang banjir lahar dingin.
Reporter 1
Reporter 1 - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  23:15 WIB

MAGELANG – Masyarakat di Kecamatan Srumbung dan Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang nyaris terisolir akibat dua jembatan di daerah itu terputus karena diterjang banjir lahar dingin.

Slamet, salah satu warga di sana membenarka n banjir lahar dingin dari Gunung Merapi menerjang dua jembatan jalur alternatif di daerahnya. “Hujan deras seharian ini sepertinya merata di seluruh wilayah Magelang,”katanya Selasa (25/1/2/2012).

 

Sementara seorang relawan dari Peduli Merapi Ricky, mengatakan, banjir terjadi hampir merata di seluruh sungai di sisi barat.

Menurut informasi, katanya, di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, sebuah molen (alat pengaduk semen dan pasir) hanyut terbawa arus.

Banjir lahar ini merupakan kali pertama selama musim hujan tahun ini. Diperkirakan banjir masih akan terjadi seiring dengan puncak musim hujan yang akan jatuh pada Januari hingga Februari 2013.

Berdasarkan pantauan di Magelang, Selasa, akibat diterjang banjir lahar tersebut sempat membuat akses kedua jembatan itu terputus. Banjir lahar akibat hujan deras di puncak Merapi tersebut terjadi di beberapa sungai, antara lain Sungai Bebeng, Putih, Pabelan, Senowo, dan Sungai Lamat.

Banjir terbesar terjadi di Sungai Putih dan Pabelan, ketinggian air dan material di dua sungai itu mencapai dua meter lebih.

Di Sungai Putih, banjir menerjang Jembatan Soropadan di Kecamatan Srumbung dan menghanyutkan jembatan darurat masyarakat di Desa Seloboro, Kecamatan Salam.Di Sungai Pabelan, Jembatan Bojong Kojor juga sempat ditutup karena material sempat naik ke badan jembatan.  (Antara/Endot Brilliantono) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Reporter 1

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top