Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMADAMAN LISTRIK: PLTU Tanjung Kasam Mengalami Kerusakan

BATAM—PLTU Tanjung Kasam secara mendadak mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan padamnya aliran listrik di Kota Batam.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  16:13 WIB

BATAM—PLTU Tanjung Kasam secara mendadak mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan padamnya aliran listrik di Kota Batam.

 

Agus Subekti, Humas PT PLN Batam mengatakan sempat terjadi pemadaman listrik di kota itu.

 

“Jadwal pemadaman tidak ada, namun saat ini ada gangguan dari pembangkit kita,” ujarnya, Kamis (20/12/2012).

 

Dijelaskannya, kendala terjadi di PLTU Tanjung Kasam, tetapi pada sekitar pukul 15.38 WIB, dipastikannya sudah kembali normal.

 

Dari pantauan, pemadaman listrik terjadi mulai sekitar pukul 15.25 WIB di sejumlah kawasan, yakni Batam Center, Seraya dan Batu Ampar.

 

Dan pada sekitar pukul 15.45 aliran listrik sudah berjalan kembali.

 

Dewa, Staf Humas PLN Batam menambahkan, kerusakan pembangkit Tanjung Kasam terjadi secara mendadak.

 

Karena itu pihaknya belum dapat memastikan penyebabnya dan kawasan-kawasan mana saja yang mengalami pemadaman listrik.

 

PLTU Tanjung Kasam sendiri merupakan pembangkit yang baru saja beroperasi pada pertengahan tahun ini.

 

Pembangkit berkapasitas 2x55 MW itu diproyeksikan dapat memasok sebagian besar dari kebutuhan listrik di kota itu.

 

Beberapa hari sebelumnya pemadaman juga kerap terjadi di Batam dan hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran mengingat anak perusahaan PLN persero itu berencana melakukan IPO pada tahun depan.(k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yoseph Pencawan

Editor : Wahyu Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top