RETRIBUSI WISATA: Gunung Kidul Berhasil Lampaui Target

GUNUNG KIDUL: Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istiewa Yogyakarta tahun ini berhasil menghimpun retribusi objek wisata sebanyak Rp3,3 miliar atau melebih target Rp3,2 miliar.
News Editor | 20 Desember 2012 12:41 WIB

GUNUNG KIDUL: Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istiewa Yogyakarta tahun ini berhasil menghimpun retribusi objek wisata sebanyak Rp3,3 miliar atau melebih target Rp3,2 miliar.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul, Wijang Eka Aswarna mengatakan realisasi pendapatan retribusi ini capaian hingga akhir November.

“Tapi Kalau Desember ini belum masuk dalam perhitungan,” kata, Kamis (20/12/2012).

Disbudpar Gunung Kidul, selama libur Natal dan Tahun baru mentargetkan capaian retribusi objek wisata sebesar Rp100 juta. Pihaknya optimistis, target tersebut akan teralisasi mengingat, libur Natal dan Tahun Baru 2013 bersamaan dengan libur sekolah.

Berdasarkan laporan petugas penarik retribusi di lapangan, keramaian pengunnjung ke objek wisata pantai di Gunung Kidul sudah mulai terlihat sejak minggu kemarin.

Selain itu, hari-hari biasa, pengunjung juga mulai memadati pantai-pantai yang menjadi primadona seperti Baron dan Pulang Syawal atau Kafe Indrayanti.

Untuk 2013, Disbudpar Gunung Kidul menargetkan pendapatan sebesar Rp3,9 miliar.

Target capaian tersebut sangat realistis dan optimistis dapat tercapai, mengingat pengunjung objek wisata pantai dari hari ke hari selalu mengalami peningkatan sangat signifikan.

“Kami yakin, target tersebut dapat tercapai. Bahkan berdasarkan perhitungan kami, pencapaianya akan melebihi target. Karena, kami akan mengembangkan berbagai fasilitas di objek wisata, khususnya pantai untuk menarik pengunjung,” katanya.

Rencananya Disbudpar Gunung Kidul akan mengembangkan Pantai Slini menjadi satu kawasan dengan Pantai Krakal dan Ngrenehan.

Tiga pantai ini, akan dilakukan revitalisasi dalam rangka memecah perhatian pengunjung Pantai Baron dan Pulang Syawal atau kafe Indrayanti.

Tiga pantai ini memiliki keindahan biota laut yang indah dan pasir putih yang sangat bersih.

“Kawasan tiga pantai ini memang belum dikelola secara maksimal, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah kabupaten Gunung Kidul. Tetapi kami secara bertahap terus memperbaiki dan mengembangkan wisata pantai,” katanya.

Rencananya di kawasan pantai ini, Disbudpar akan membangun berbagai fasilitas seperti SAR, lokasi parkir yang luas, area olahraga, kamar mandi yang memadai dan wisata kuliner.

Dengan perbaikan dan pembangunan infrastruktur ini diharapkan jumlah pengunjung akan mengalami peningkatan, katanya. (Antara/Endot Brilliantono)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Reporter 1

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup