Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOMISI HAM OKI: Politik & HAM jadi prioritas

WASHINGTON-- Komisi HAM Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang baru saja terbentuk menyatakan mereka akan memprioritaskan perpotongan kepentingan antara politik dan hak asasi manusia.“Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menguraikan isu-isu
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  23:40 WIB

WASHINGTON-- Komisi HAM Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang baru saja terbentuk menyatakan mereka akan memprioritaskan perpotongan kepentingan antara politik dan hak asasi manusia.“Dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menguraikan isu-isu prioritas,” kata ketua komisi, Siti Ruhaini Dzuhayatin, Kamis (20/12).Ruhaini mengatakan, di tahap awal, secara khusus komisi ini akan fokus menghapus kesalahan persepsi atas masalah ketidakcocokan yang dirasakan antara Islam dan prinsip-prinsip HAM universal."OKI merupakan lembaga politik, bukan agama, tegasnya.Ruhaini menyatakan komisi HAM ini telah menyepakati area prioritas, yang mencakup isu perempuan dan anak, hak politik dan minoritas, serta konflik Israel-Palestina."Kami telah menghabiskan setahun terakhir untuk merumuskan kerangka acuan dan aturan prosedur," terangnya.OKI merupakan organisasi antarpemerintah terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang didirikan pada 1969. OKI mewakili 56 negara dan Otoritas Palestina.Adapun wacana pembentukan komisi HAM di bawah OKI pertama kali mengemuka pada 2005 saat negara-negara anggota menyepakati rencana 10 tahun ke depan yang mencakup pembentukan komisi itu. (Farodlilah Muqoddam/Inter Press ervice/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top