Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HILLARY CLINTON GEGAR OTAK, Kesaksian soal Libya Tertunda

WASHINGTON: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengalami gegar otak setelah jatuh pingsan, karena kekurangan cairan tubuh. Keadaan itu menunda kesaksian Hillary soal serangan ke konsulat AS di Benghazi, Libya."Ketika terkena virus
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Desember 2012  |  11:31 WIB

WASHINGTON: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengalami gegar otak setelah jatuh pingsan, karena kekurangan cairan tubuh. Keadaan itu menunda kesaksian Hillary soal serangan ke konsulat AS di Benghazi, Libya."Ketika terkena virus perut, Menteri Hillary Clinton menjadi dehidrasi dan jatuh pingsan, mengalami gegar otak," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Phillipe Reines."Ia menjalani penyembuhan di kediamannya dan akan terus dipantau secara teratur oleh para dokter," kata Reines.Reines mengatakan Hillary akan bekerja dari rumah dan tetap melakukan kontak secara berkala dengan para pejabat tinggi lainnya.Hillary (65) pekan lalu jatuh sakit karena virus perut dan terpaksa harus membatalkan lawatan yang sudah dijadwalkannya ke Timur Tengah dan Afrika Utara.Virus juga menjangkiti beberapa anggota staf yang kembali bersamanya dari lawatan di Eropa.Mereka dilaporkan merasa tidak enak badan, tetapi tidak berada pada kondisi medis yang serius.Para dokter yang merawat Hillary, Lisa Bardack dari Mt. Kisco Medical Group dan Gigi El-Bayoumi dari George Washington University, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Hillary pingsan karena mengalami dehidrasi parah akibat virus yang menyerangnya. (Antara/spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top