Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI NEWTOWN: Penembakan Massal Murid SD Guncangkan Warga

Newtown, CONNECTICUT-- Warga Newtown, Connecticut, masih terguncang oleh penembakan massal paling buruk dalam sejarah AS pada Sabtu WIB.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Desember 2012  |  11:06 WIB

Newtown, CONNECTICUT-- Warga Newtown, Connecticut, masih terguncang oleh penembakan massal paling buruk dalam sejarah AS pada Sabtu WIB.

 

Adapun, polisi berusaha mencari jawaban tentang motif seorang pemuda berusia 20 tahun membunuh 20 anak yang masih duduk di sekolah dasar. 

Penegak hukum mengidentifikasi lelaki yang menembaki anak-anak usia lima sampai 10 tahun di Sekolah Dasar Sandy Hook sebagai Adam Lanza. Dia membunuh 26 orang sebelum membunuh dirinya sendiri. 

Menurut laporan Reuters, polisi mengatakan bahwa orang dewasa lain juga ditemukan tewas di dekat tempat kejadian perkara. Beberapa media AS melaporkan orang itu kemungkinan ibu sang penembak, Nancy Lanza. 

Aparat kepolisian berharap bisa mendapatkan lebih banyak informasi pada Sabtu, termasuk mengonfirmasi identitas korban. 

Lebih dari 12 jam setelah penembakan, posisi mulai memindahkan jenazah korban dari sekolah dan mendatangkan orang tua untuk melakukan identifikasi, demikian laporan stasiun televisi NBC News. 

Presiden Barack Obama meminta warga Amerika mendukung keluarga korban yang sedang berduka dan mengatakan bahwa hati seluruh orang tua di negaranya sedang "berat dengan luka." 

Presiden Obama menyeru "tindakan nyata untuk mencegah tragedi seperti ini." 

Tragedi pada musim liburan ini adalah penembakan kedua yang terjadi di Amerika Serikat dalam sepekan, dan yang terbaru dari serial pembunuhan massal tahun ini.

Peristiwa itu hampir bisa dipastikan membangkitkan debat soal undang-undang kepemilikan senjata api Amerika Serikat, dimana kepemilikan senjata sudah menjadi bagian dari budaya dan lobi yang kuat mematahkan kebanyakan politisi untuk mengatasi kemudahan mendapatkan pistol dan senapan. (Antara/spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top