Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2013, CSR untuk Masyarakat Sekitar Eksplorasi Migas di Kukar Meningkat

SAMARINDA: Sejumlah kontraktor perusahaan minyak dan gas asing seperti Chevron, Total E&P Indonesie dan Vico di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur akan meningkatkan dana untuk program Corporate Social Responbility (CSR) pada 2013 dibandingkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Desember 2012  |  19:01 WIB

SAMARINDA: Sejumlah kontraktor perusahaan minyak dan gas asing seperti Chevron, Total E&P Indonesie dan Vico di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur akan meningkatkan dana untuk program Corporate Social Responbility (CSR) pada 2013 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Perusahaan migas tersebut tetap fokus membantu pemberdayaan masyarakat sekitar dalam bidang ekonomi dan budaya.

Security Eksternal Manager Vico, Rudi H Marbun menjelaskan dana Vico untuk program CSR untuk masyarakat di sektiar Kecamatan Muara Badak  akan ditingkatkan pada 2013. Namun, jumlah angka dana CSR tak bisa disebutkannnya karena masih dibahas dan menunggu persetujuan dari pemerintah yang diwakili Satuan Kerja Minyak dan Gas (SK Migas).

“Dari tahun sebelumnya, pasti ada peningkatan (dana untuk program CSR). CSR Vico tahun ini sedang dibahas oleh SK migas di Jakarta dan cukup signifikan peningkatan dana CSR tahun depan. Program CSR dilakukan Vico masih seputar ekonomi dan budaya,” ujar Rudi H Marbun kepada Bisnis, akhir pekan ini.

Adapun keluhan masyarakat sekitar Muara Badak terhadap kurangnya kepedulian Vico yang beroperasi, Rudi H. Marbun menilai hal tersebut dikarenakan Vico fokus membantu CSR tidak satu tempat saja Muara Badak tapi keseluruhan 36 desa. Vico juga berusaha fokus tugasnya meningkatkan dan mempertahankan produksi gas agar tak menurun sehingga menyumbang devisa ke Negara.

“Peningkatan program CSR ke masyarakat ini melalui masukan-masukan sebanyak mungkin dari masyarakat. Seperti perangkat desa (sempat berdemo di gerbang kantor Vico di Kecamatan Muara Badak) yang menginginkan anggaran CSR naik maka kita akomodir untuk 2013,” ujar Rudi.

Sementara itu, Hendratno Eko Putro, Humas Total E&P Indonesie menjelaskan peningkatan dana CSR untuk masyarakat sekitar dari Total E&P Indonesie pasti dilakukan. Namun, bentuknya tidak berupa uang tunai tetapi dalam bentuk barang dan program-program pelatihan.

“Program CSR Total E&P Indonesie dalam bentuk barang. Seperti bantuan pengadaan air bersih sejak tahun 2006 di Senipah dan daerah lainnya di Kecamatan Samboja. Program CSR Total E&P Indonsie lainnya yang berhasil kami lakukan adalah membantu masyarakat membentuk lembaga berbadan hukum seperti koperasi dan memberikan dana untuk belanja barang sebagai modal awal untuk anggota koperasi,” ujar Eko.

Berbeda dengan Vico dan Total E&P Indonesie, Chevron dalam program CSR belum memastikan apa ada peningkatan dana CSR untuk masyarakat sekitar. Dana CSR disalurkannya sesuai program kebutuhan masyarakat seperti pengusaha-pengusaha kecil yang membutuhkan pelatihan maka akan difasilitasi.

Manajer Policy Government Chevron, Sainur Arif menjelaskan setiap tahun berubah-ubah dana CSR yang disalurkan Chevron sesuai kebutuhan menjalankan program CSR. Dana CSR disalurkan Chevron memang tak signifikan namun diakui dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Tiap tahun (dana CSR) berubah-ubah mengacu kebutuhan masyarakat. Kadang kala besar dan kadang kala tidak terlalu besar. Angkanya relatif dan tak signifikan. Bagi kami angkanya fit (optimal) untuk masyarakat. Saat ini, kita sedang mengajukan ke SK Migas. Saya nggak bisa jawab sekarang angka dana CSR karena saya baru menjabat dua bulan,” ujar Sainur Arif. (k26/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top