12-12-12: 12 Pasangan Pengantin Bantul Nikah Massal

BANTUL-Penduduk dunia hari ini ‘merayakan’ hari istimewa, Rabu 12 Desember 2012 (12-12-12) lantaran tanggalnya yang unik. Ada banyak cara yang dilakukan untuk menandai keistimewaan hari unik tersebut, salah satunya dengan melangsungkan pernikahan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  05:59 WIB

BANTUL-Penduduk dunia hari ini ‘merayakan’ hari istimewa, Rabu 12 Desember 2012 (12-12-12) lantaran tanggalnya yang unik. Ada banyak cara yang dilakukan untuk menandai keistimewaan hari unik tersebut, salah satunya dengan melangsungkan pernikahan.

Di Bantul, Yogyakarta, hari ini 12 pasangan pengantin dari berbagai daerah akan melangsungkan pernikahan massal bertajuk Nikah Bareng Istimewa.

“Ini akan menjadi sesuatu yang unik dan istimewa, karena momen 12 Desember 2012 tersebut hanya dialami sekali dalam seumur hidup,” kata Ryan Budi Nuryanto, Ketua Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Kabupaten Bantul.

Menurutnya, ke-12 pasangan pengantin itu berasal dari DIY, Jawa Timur dan Kalimantan dan telah dipertemukan dalam ajang cari jodoh istimewa yang juga difasilitasi Fortais pada 25 November lalu.

“Satu tujuan kami yakni mendapatkan ridho, sekaligus saling berbagi kebahagiaan dengan sesama. Kami menggunakan konsep nikah bareng dengan maksud membantu pasangan yang ingin menikah tapi belum ada kemampuan finansial,” katanya.

Dia mengemukakan Nikah Barang Istimewa yang diselenggarakan bekerja sama dengan Fortais Kantor Urusan Agama (KUA) Sewon, Paguyuban Rias Manten Kinasih Yogyakarta dan dukungan Pabrik Gula Madukismo ini merupakan acara tahunan yang ketujuh kalinya.

“Nikah bareng ini dikemas berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilaksanakan diatas gethek bambu, karena untuk sekarang Nikah Bareng Istimewa akan dilaksanakan di atas Lori (kereta api peninggalan kolonial Belanda”.

Meski dilakukan di atas Lori, sambungnya, namun konsep pernikahan dipadukan dengan konsep pernikahan nusantara dimana para mempelai akan dirias dan menggunakan baju adat pernikahan dari beberapa daerah di nusantara.

“Adat yang akan kami pertunjukkan adalah Kanegaran, Muslim, Jogja Ksatrian, Solo Putri, Minang, Modern Komptemporer, Corak Model Sunda, Banten lestari modif, dengan rancangan baju desainer muda”.

Dia menambahkan sebelum prosesi pernikahan pada 12 Desember 2012, maka pada 10 Desember akan diadakan upacara adat pernikahan nusantara mulai dari siraman, sungkeman serta prosesi lain sesuai dengan status para mempelai pria maupun wanita. (antara/yus) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire/Yusran Yunus

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top