Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEKOLAH PARIWISATA: STP Sahid Jakarta Terus Gandeng Lembaga Pendidikan Asing

JAKARTA: Sekolah Tinggi Pariwisata atau STP Sahid Jakarta berencana terus meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusannya.President & Chairman Sahid Group Sukamdani S. Gitosardjono mengatakan
Muhamad Sufyan
Muhamad Sufyan - Bisnis.com 12 Desember 2012  |  17:54 WIB

JAKARTA: Sekolah Tinggi Pariwisata atau STP Sahid Jakarta berencana terus meningkatkan kerja sama dengan lembaga pendidikan di luar negeri sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusannya.President & Chairman Sahid Group Sukamdani S. Gitosardjono mengatakan STP Sahid telah menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan antara lain di Prancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand."STP Sahid sudah bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan di luar negeri. Kami ingin mencapai level dunia," ujarnya, Rabu (12/12/2012).Dia mengatakan pola kerja sama yang terjalin antara lain memberikan kesempatan kepada mahasiswa STP Sahid belajar di Prancis.Sebaliknya, mahasiswa di lembaga pendidikan mitra juga berkesempatan menimba ilmu di STP Sahid.Dia mengatakan lembaga pendidikan Sahid memiliki kelebihan dalam bidang pariwisata. Ke depan STP Sahid juga akan mempunyai doktor dalam bidang ilmu pariwisata untuk menunjang pendidikan.Setiap tahunnya, STP Sahid Jakarta mencetak sekitar 300 orang--400 orang lulusan dengan sejumlah program studi.Pada Rabu (12/12) STP Sahid Jakarta mewisuda 342 orang mahasiswa yang sudah siap menjadi profesional dan entrepreneur di bidang pariwisata."Kami ingin meningkatkan kemampuan masyarakat di bidang pariwisata. Harapannya, ilmu dan keterampilan para mahasiswa bisa menjadi jalan untuk mencapai kesejahteraan," paparnya.Kusmayadi, Ketua STP Sahid Jakarta, mengatakan pola kerja sama yang telah terjalin dengan Prancis yakni double degree dalam bidang ilmu pariwisata."Mahasiswa kami bisa belajar selama 2 tahun di Indonesia kemudian 1 tahun di Prancis," katanya.Kusmayadi mengatakan STP Sahid memiliki keunggulan karena ditunjang oleh jaringan Hotel Sahid yang tersebar secara nasional.STP Sahid bisa menggunakan jaringan tersebut sebagai laboratorium untuk mengasah kemampuan mahasiswa.Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk industri pariwisata begitu besar, bahkan terjadi over permintaan.Sebagai gambaran, penambahan hotel baru yang cukup gencar saat ini membuka kesempatan kerja bagi lebih dari 1.000 orang setiap tahunnya."Bayangkan, dengan penambahan 100 hotel baru saja berarti dibutuhkan tambahan sekitar 100 orang untuk menempati posisi general manager dan 400 orang untuk posisi kepala departemen," ujarnya.Menurutnya, SDM pariwisata di dalam negeri sudah memiliki daya saing dalam hal teknis, seperti sudah memahami operasional hotel. Sedangkan kelemahannya, antara lain terletak pada soft skill seperti kemampuan bahasa."Kerja sama kami dengan universitas di Jepang dan China yang antara lain mempelajari mengenai budaya dan bahasa," ujarnya.(bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top