Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEMO ANARKIS: Pemkot Makassar Rugi Puluhan Juta Rupiah

MAKASSAR--Aksi unjuk rasa mahasiswa yang mengarah ke anarkis telah menyebabkan kerusakan sarana dan prasara umum di Kota Makassar, serta mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  15:30 WIB

MAKASSAR--Aksi unjuk rasa mahasiswa yang mengarah ke anarkis telah menyebabkan kerusakan sarana dan prasara umum di Kota Makassar, serta mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar Chairul A Tau mengatakan

aksi demo anarkis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Senin (10/12/2012) telah menyebabkan rusaknya traffic light (lampu lalu lintas) di beberapa titik di Makassar. 

"Banyak kotak penyimpan daya traffic light yang rusak. Ini tempat penyimpan energi listrik. Kami lihat kotak ini rusak terkena lemparan batu dan pukulan benda keras," kata Chaerul, Selasa (11/12/2012) 

Menurutnya, ada beberapa titik traffic light yang rusak di sejumlah persimpangan jalan nasional. 

Titik-titik tersebut di antaranya persimpangan di Jl Sultan Alaudin, di sekitar jembatan fly over dan beberapa titik lainnya di Jl Pettarani Makassar. 

Dia menyayangkan aksi anarkis itu, karena pemerintah harus memperbaiki dan menyediakan kembali sarana dan prasarana bagi masyarakat di kota ini. 

"Tidak sedikit anggaran yang kami butuhkan, sebab untuk mengganti satu kotak penyimpan daya traffic light butuh anggaran Rp10 juta," kata Chairul. 

Dia menambahkan pihaknya telah memantau dan melihat kerusakan traffic light yang terjadi akibat aksi mahasiswa. 

Setelah melakukan pemantauan, pihaknya berencana segera memperbaiki lampu pengatur lalu lintas tersebut. (K46)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Hendra Nick Arthur

Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top