Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HORTIKULTURA: Sentra komoditas Sumut dapat alokasi dana pengembangan Rp180 miliar

MEDAN: Kementerian Pertanian mengalokasikan Rp180,899 miliar dari APBN untuk pengembangan komoditas hortikultura di sejumlah sentra produksi di Provinsi Sumatra Utara pada tahun depan.Data Dinas Pertanian Sumatra Utara menunjukkan dana itu akan disebarkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  14:15 WIB

MEDAN: Kementerian Pertanian mengalokasikan Rp180,899 miliar dari APBN untuk pengembangan komoditas hortikultura di sejumlah sentra produksi di Provinsi Sumatra Utara pada tahun depan.Data Dinas Pertanian Sumatra Utara menunjukkan dana itu akan disebarkan ke-32 kabupaten dan kota di Sumut untuk tahun anggaran 2013. Kabupaten dan kota produsen hortikultura terbesar dan paling berpotensi meningkatkan produksinya akan memperoleh dana pengembangan terbanyak.Dana tersebut nantinya dialokasikan melalui empat direktorat jenderal di Kementerian Pertanian, yakni Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Hortikultura, Ditjen PPHP, dan Ditjen PLA.Untuk Ditjen Tanaman Pangan akan dilakokasikan dana Rp54,574 miliar, Ditjen Hortikultura sebesar Rp12,569 miliar, Ditjen PPHP Rp11,095 miliar, dan untuk Ditjen PLA  dialokasikan Rp102,660 miliar.Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Sumut M Roem menjelaskan untuk Kabupaten kota di Sumut yang paling banyak menerima dana alokasi APBN Ditjen Tanaman Pangan adalah Simalungun, yakni sebesar Rp4,796 miliar.“Peningkatan pendanaan ini kami lakukan guna meningkatkan produksi baik pangan maupun Hortikultura," ujarnya Senin (10/12). (k18/arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top