Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI ASURANSI: Sequis Life Bidik Laba Bersih Lebih Dari Rp300 Miliar

JAKARTA : PT Asuransi Jiwa Sequis (Sequis Life) menargetkan laba bersih lebih dari Rp300 miliar pada tahun depan, tumbuh sekitar 30% dibandingkan dengan tahun ini.Presiden Direktur Sequis Life Tatang Widjaja mengatakan realisasi laba bersih perseroan
Aurelia Nelly
Aurelia Nelly - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  17:36 WIB

JAKARTA : PT Asuransi Jiwa Sequis (Sequis Life) menargetkan laba bersih lebih dari Rp300 miliar pada tahun depan, tumbuh sekitar 30% dibandingkan dengan tahun ini.Presiden Direktur Sequis Life Tatang Widjaja mengatakan realisasi laba bersih perseroan sampai dengan November 2012 mencapai Rp240 miliar."Kami harapkan premi dapat tumbuh di atas pasar. Namun, bottom line juga penting. Kami ingin laba bersih dapat tumbuh sekitar 30% pada tahun depan," ujarnya, Selasa (11/12/2012).Bambang Rudijanto, Chief Agency Officer Sequis Life, menambahkan perusahaan menetapkan target pertumbuhan premi melampaui pertumbuhan yang dialami industri."Jika industri memroyeksikan pertumbuhan sebesar 20% - 25% pada tahun depan, kita harus tumbuh lebih dari itu, yaitu 40%," ujarnya.Sampai dengan triwulan III/2012, ujarnya, Sequis Life telah membukukan premi bruto (gross written premium/GWP) sebesar Rp1,4 triliun,  tumbuh 16,66% dibandingkan dengan Rp1,2 triliun pada periode yang sama 2013."Baik bisnis baru maupun bisnis renewal sama-sama tumbuh. Pertumbuhan premi kami terutama didorong oleh bisnis renewal," ujarnya.Dia menyebutkan sumbangsih bisnis renewal mencapai 70% terhadap keseluruhan premi. Sementara itu, ujarnya, bisnis baru hanya memberikan kontribusi sebesar 30%.Sementara itu, lanjutnya, jika dilihat dari sisi kategori, bisnis asuransi berbalut investasi (unit linked) memberikan kontribusi sebanyak 80% dari total bisnis. Adapun sebanyak 20% sisanya berasal dari penjualan produk asuransi tradisional.Pada periode tersebut, ujarnya, perseroan membayarkan klaim sebesar Rp777 miliar, naik 6,87% dari Rp727 miliar per triwulan III/2011.Total aset perseroan sampai dengan triwulan III/2012 mencapai Rp7,8 triliun,  tumbuh 16,41% dari  Rp6,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.Tingkat kesehatan keuangan (risk based capital/RBC) sampai dengan triwulan III/2012 mencapai 270%. (bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top