Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS SIMULASI KEMUDI Dilimpahkan ke KPK, Polri Resmi Hentikan Penyidikan

JAKARTA: Setelah memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus alat uji mengemudi, Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri melimpahkan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Surat penghentian penyidikan telah disampaikan ke KPK.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 23 Oktober 2012  |  18:37 WIB

JAKARTA: Setelah memutuskan untuk menghentikan penyidikan kasus alat uji mengemudi, Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri melimpahkan kasus tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Surat penghentian penyidikan telah disampaikan ke KPK.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)Polri Komjen Sutarman menyampaikan bahwa penyidiknya tak lagi melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi pengadan alat uji mengemudi di Korlantas Polri.

Menurutnya, kasus tersebut saat ini telah menjadi kewenangan dan tanggung jawab penuh komisi antirasuah untuk menanganinya. Pasalnya, kemarin (22/10) Polri menyatakan tidak lagi melanjutkan penyidikan kasus tersebut.

"Kami sudah melimpahkan ke KPK. Silakan KPK mau menindaklanjuti seperti apa. Sepenuhnya kami melimpahkan," ujarnya di Jakarta hari ini, Selasa (23/10/2012).

Adapun untuk berkas perkara, seperti barang bukti dan para tersangka, kata Sutarman, akan dibicarakan dalam teknis pelimpahan selanjutnya antara penyidik KPK dan Polri.

Terkait masalah dua tersangka yang tidak menjadi tersangka di KPK sebelumnya, sambungnya, Polri menyerahkan sepenuhnya kepada komisi antisuap itu, karena tak lagi menjadi kewenangan Polri. Kedua tersangka itu adalah AKBP Teddy Rusmawan dan Kompol Legimo.

"Jadi, sudah diserahkan semuanya. Silakan ditindaklanjuti penyidikannya oleh KPK. KPK akan menetapkan berapa tersangkanya, silakan. Itu sepenuhnya jadi tanggung jawab KPK setelah kita bersurat kemarin," terangnya.

Demikian juga terkait dengan status penahanan para tersangka, lanjutnya, sepenuhnya menjadi kewenangan KPK. Kelima tersangka yang sudah ditahan Polri Wakil Kepala Korlantas Brigjen Pol Didik Purnomo sebagai pejabat pembuat komitmen  proyek, pihak pemenang tender Direktur Budi Susanto, pihak subkontraktor Sukotjo S Bambang, Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan dan Bendahara Korlantas Polri Komisaris Legimo. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top