Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUK UMKM: Skala menengah atas di Kab. Malang baru 15%

MALANG: Produk Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Malang yang masuk kategori segmen skala menengah atas baru sebanyak 15%. Sedangkan sisanya adalah produk yang membidik konsumen menengah bawah.        
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  20:44 WIB

MALANG: Produk Usaha Menengah Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Malang yang masuk kategori segmen skala menengah atas baru sebanyak 15%. Sedangkan sisanya adalah produk yang membidik konsumen menengah bawah.          Sektor UMKM di Kabupaten Malang saat ini tumbuh dengan pesat. Hingga Kwartal I/2012, jumlah UMKM di Kabupaten Malang tercatat sebanyak 273.091 unit. UMKM tersebut bergerak diberbagai sektor usaha dengan penyerapan jumlah tenaga kerja sebanyak 469.274 orang.         Kepala Bidang Usaha Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Kabupaten Malang, Yudi Santoso, mengatakan UMKM di Kabupaten Malang yang mampu menghasilkan produk skala menengah atas jumlahnya masih relatif sedikit.         “Diantara UMKM tersebut adalah bergerak di bidang mebeler, cinderamata, serta kain batik,” kata Yudi Santoso di Malang, Rabu (30/5).          Kendati jumlah UMKM yang mampu menghasilkan produk skala menengah atas masih sedikit, namun Dinkop dan UMKM Kabupaten Malang, terus memasilitasi produk UMKM tersebut dengan memperluar pasar maupun jaringan dengan mengikutkan pada sejumlah pameran tingkat nasional.         “Salah satu agenda terdekat adalah mengikuti pameran Smesco di Jakarta pada Juni mendatang yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Dan produk yang dipamerkan adalah skala menengah atas karena pasarnya juga berasal dari manca negara.”         Menurutnya, keterlibatan UMKM Kabupaten Malang dalam ajang pameran tersebut selama ini mampu membawa dampak positif utamanya dalam jaringan pemasaran ke luar negari. Diantara produk tersebut adalah mebeler, cinderamata berbahan kulit, hingga kain batik.(api) 

 

BACA JUGA:

Skandal bola Liga Italia

Tender 3G molor, pemerintah bisa kena sanksi

Grasi Corby, apakah ada deal RI dengan Australia?

Sweeping software bajakan, BSA digugat


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad sofi`i

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top