Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BENCANA ALAM: Badai Sanyu Tewaskan 8 Orang Di Ambon

 
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 27 Mei 2012  |  11:58 WIB

 

 

JAKARTA: Badai Sanyu menimbulkan bencana longsor di Ambon hingga menewaskan 8 orang dan menyebabkan 2 orang luka-luka.Hujan menghuyur Kota Ambon dalam seminggu terakhir ini, dan puncaknya pada Minggu, 27 Mei 2012, sekitar pukul 02.30 Wita.Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor terjadi di 10 titik yang tersebar di empat kecamatan, Kota Ambon, Maluku."Korban tercatat 8 orang meninggal, 2 orang luka ringan, dan 23 rumah rusak," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Minggu 27 Mei 2012.Lokasi longsor dan perincian dampak sebagai berikut:1). Kecamatan Sirimau- Meninggal 2 orang- Rumah tergenang air 5 unit- 3umah rusak berat 2 unit- Rumah rusak ringan 4 unit- Pohon tumbang menutup badan jalan di 2 tiitik.2). Kecamatan NUSANIWE :- Meninggal 6 orang- Luka ringan 2 orang- Rumah rusak berat 3 unit3). Kecamatan Leitimur- Rumah rusak berat akibat banjir 1 unit- Rumah rusak berat tertimbun tanah 1 unit- Rumah rusak ringan 9 unit- Ada 10 titik longsoran menutup badan jalan.                                                 

4). Kecamatan Baguala- Rumah rusak ringan 3 unit- Longsoran dan pohon tumbang menutup badan jalan.Sutopo menjelaskan sampai dengan saat ini, BPBD (Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Ambon dan BPBD Maluku sudah mendistribusikan bantuan tanggap darurat."Cuaca ekstrem yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia dipengaruhi oleh aktivitas siklon tropis Sanvu yang saat ini posisinya berada di Samudera Pasifik barat, Timur Laut Philipina," tuturnya.Lkasi tersebut, lanjut Sutopo, sekitar sekitar 3050 km sebelah Utara Timur Laut Biak dan menyebabkan hujan deras di sebagian wilayah Indonesia. Dampak dari siklon tadi menimbulkan banjir di Balikpapan, banjir di Boolang Mongondow Selatan dan beberapa lainnya.(bas)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top