Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UJIAN NASIONAL: Jelang pengumuman kelulusan, Bali siapkan kemungkinan terburuk

DENPASAR: Menjelang pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Bali menyiapkan skenario penyampaian pada siswa agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  00:41 WIB

DENPASAR: Menjelang pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA, Dinas Pendidikan Provinsi Bali menyiapkan skenario penyampaian pada siswa agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Gede Sujaya mengatakan hasil pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA di Pulau Dewata akan diumumkan pada Sabtu 26 Mei 2012.

 

"Kami berharap sore tanggal 24 Mei sudah kami terima hasilnya dari pusat, sehingga paling lambat tanggal 25 pagi bisa dilakukan pengecekan. Siapa yang lulus dan tidak lulus serta yang terbaik di antara yang lulus itu," katanya.

 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat pengumuman kelulusan, Sujaya sudah memberikan imbauan agar pihak sekolah terlebih dahulu melakukan pendekatan pada orang tua siswa dan juga siswa bersangkutan.

 

"Harapan kami, mereka bisa sembahyang bersama sebelum pengumuman kelulusan itu. Secara psikologis, dengan mereka menggunakan pakaian yang sopan dan bersembahyang akan terpengaruh untuk menghindari luapan rasa senang yang berlebihan dan tidak terkontrol," ucapnya.

 

Sujaya menambahkan, memang selama ini berbagai sekolah di Bali sudah menggunakan berbagai cara untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat pengumuman kelulusan.

 

"Ada yang saat pengumuman dengan meminta para siswa menggunakan pakaian sembahyang dan ada juga pengumuman dikirimkan langsung pada orang tua. Ketika ternyata siswa tidak lulus, mereka akan disurati terlebih dahulu supaya anaknya tidak sampai mengamuk," ucapnya.

 

Bagi siswa-siswi yang tidak lulus UN tahun ini, lanjut Sujaya, ada dua alternatif yang dapat ditempuh yakni jika mereka ingin mendapatkan ijazah SMA maka harus mengulang tahun depan.

 

Namun, jika ingin mendapatkan ijazah kesetaraan, itu diberikan kesempatan untuk mengikuti kejar paket C. (Antara/Bsi)

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN REDAKSI:

METRODATA ELECTRONICS Siapkan Right Issue

PASAR SURAT UTANG: Investor Cenderung Wait & See

Danareksa Investment Rilis RDPT Infrastruktur

AKSI ALIBABA: Berniat Beli Sahamnya Dari Yahoo! Senilai US$7 Miliar

HARGA EMAS: Pasar Keuangan Tertekan, Logam Mulia Melonjak

TRANSAKSI AFILIASI: Adi Karya Pinjamkan APR Rp57,1 Miliar

TOPIK AKTUAL PILIHAN REDAKSI:

KASUS NARKOBA: Sabu-Sabu Di Sumut Banyak Berasal Dari Malaysia

TRAGEDI SUKHOI: Wah.. Ada Dugaan Penipuan Jamsostek!

JUSUF KALLA: Memimpin Bisnis Beda Dengan Pemerintahan

DAUD YORDAN Naik Ring Lagi Juli

 

ENGLISH NEWS:

PALM OIL Climbs As Biggest Weekly Drop In 5 Months Lures Buyers

PLN To Spend IDR2.54 Trillion For VILLAGE ELECTRICITY Program

ARC Broadens Relationship With ANGLO AMERICAN In Indonesia

MARKET OPENING: Index Fall 46.79 Point

MARKET MOVING: BCA Eyes IDR4 Trillion Infrastructure Loans

RUPIAH Advances Most In Two Weeks On CHINA Pledge

JANGAN LEWATKAN

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.Com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top