Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BISNIS PROPERTI: Pasar perumahan di Jatim bakal anjlok 20%

SURABAYA: REI Jatim tetap memperkirakan pertumbuhan pembangunan perumahan pada akhir 2012 terkoreksi hingga 20% kendati saat ini banyak pengembang agresif memanfaatkan momen menjelang pemberlakuan LTV.Nur Wahid Wakil Ketua REI Jatim mengatakan meski
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  17:03 WIB

SURABAYA: REI Jatim tetap memperkirakan pertumbuhan pembangunan perumahan pada akhir 2012 terkoreksi hingga 20% kendati saat ini banyak pengembang agresif memanfaatkan momen menjelang pemberlakuan LTV.Nur Wahid Wakil Ketua REI Jatim mengatakan meski pada Maret-Mei banyak pengembang berlomba menggelar pameran properti tetapi ramainya pasar hunian ini dipastikan hanya terjadi saat ini.Setelah Juni, daya beli pasar diperkirakan melemah menyusul penerapan kebijakan LTV dengan ketetapan uang muka KPR sebesar 30%."REI Jatim tetap pesimistis dan memperkirakan pembangunan properti di Jatim akan terkoreksi 20% dibanding tahun lalu," ujar Nur, Kamis 24 Mei 2012.Penurunan tersebut, lanjutnya, tidak hanya terjadi pada properti tipe 70 ke atas yang terkena dampak kebijakan kenaikan uang muka tetapi  juga akan terlihat pada perumahan menengah bawah atau sederhana tapak."Pasalnya kebijakan FLPP tahun ini tidak populer bagi pengembang," tutur Nur.Sepanjang Januari-April 2012 realisasi pembangunan rumah tapak di Jatim baru mencapai 4.000-an unit. Seharusnya untuk mencapai target 24.000 unit pada akhir tahun, pada triwulan pertama sudah terbangun 5.000 unit.Nur membenarkan animo masyarakat untuk memanfaatkan momen terakhir dari pembayaran uang muka KPR 5%-10% relatif besar.Kondisi itu terlihat dari maraknya agenda pameran properti sepanjang Januari-Mei 2012 yang lebih banyak dibandingkan dengan periode sama tahun lalu."Sebagian pengembang melakukan pameran bersama, sebagian lagi menggelar pameran sendiri di sejumlah mal," ujarnya. (ra)

 

 

BACA JUGA:

 > KURS VALAS: Ada Spekulasi Rencana Baru, Euro Terbenam Ke Level Terendah 22 Bulan

 >  WALL STREET: Ada Optimisme Baru, S&P 500 +0,2%, Tapi Dow Jones Masih -0,1%

 > HARGA MINYAK: Stok AS Tertinggi Dalam 22 Tahun, Minyak Longsor Ke Bawah US$90!

>LIPPO KARAWACI luncurkan New Presidential Suite Tower

>GRASI CORBY—Pertukaran dengan ekstradisi nelayan tak setimpal

READ ALSO:

 > MARKET MOVING: Toll Road Operators’ Profits Up 21%

 > BANK MANDIRI Keeps Indonesia's Growth Economic Projections

 > Dirgantara Indonesia To Produce Aircraft Tail For Sukhoi

 

Berita Paling Banyak Diakses Pembaca

 

SITE MAP:

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top