Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KASUS KORUPSI: Nazaruddin minta KPK jadikan Menpora tersangka

JAKARTA:  Terpidana kasus korupsi wisma atlet Sea Games M.Nazaruddin meminta Komisi Pemberantasan Korupsi  untuk menjadikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus korupsi Hambalang.
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  22:04 WIB

JAKARTA:  Terpidana kasus korupsi wisma atlet Sea Games M.Nazaruddin meminta Komisi Pemberantasan Korupsi  untuk menjadikan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus korupsi Hambalang.

 

M.Nazaruddin menyatakan Andi Malarangeng patut dijadikan tersangka dikarenakan Andi turut menikmati uang dalam proyek tersebut. Menpora mendapat bagian dari rekanan Kemenpora dalam proyek itu yaitu PT Adhi Karya sebesar Rp20 miliar. Uang tersebut diserahkan melalui adik kandung Menpora, Choel Malarangeng. 

"Kalau soal proyek Hambalang, memang uang yang diserahkan untuk jatahnya menpora yang terima Choel Malarangeng, memang Andi Malarangeng memerintahkan supaya uangnya diterima Choel," pungkasnya.

 

Dia juga meminta lembaga anti korupsi tersebut untuk serius dalam menelusuri perana Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dalam dugaan korupsi proyek Hambalang.  Andilah orang yang dinilai paling bertanggung jawab dalam lingkungan Kemenpora

Sebagai informasi Nazaruddin diperiksa sekitar delapan jam. Nazaruddin diperiksa untuk tersangka Angelina Sondakh. KPK besok juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Andi Mallarangeng untuk saksi bagi Angie. (msb)

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Intan Pratiwi

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top