Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KOMODITAS: Karet mulai incar gain

BANGKOK: Pemasok komoditas karet dunia untuk industri ban dan sarung tangan akan menghadapi kelebihan permintaan setelah mengalami pelemahan konsumsi dan tekanan harga komoditas global menyusul pelemahan di Eropa dan China, konsumen karet terbesar.Produksi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  07:35 WIB

BANGKOK: Pemasok komoditas karet dunia untuk industri ban dan sarung tangan akan menghadapi kelebihan permintaan setelah mengalami pelemahan konsumsi dan tekanan harga komoditas global menyusul pelemahan di Eropa dan China, konsumen karet terbesar.Produksi diperkirakan mencukupi volume konsumsi di kisaran 400.000 ton dalam 6 bulan setelah keluar dari defisit musiman sebesar 150.000 pada semester kedua lalu ujar Chris Pardey, CEO RCMA Commodities Asia, perusahaan perdagangan yang berbasis di Singapura. Surplus diperkirakan akan bertahan sampai dengan 2014, tambah Prachaya Jumpasut, Managing Director Adviser Industry The Rubber Economist.Bursa berjangka sempat anjlok 48% dibandingkan dengan Februari 2011 menyusul Eropa yang berjuang untuk mengatasi krisis dan China yang bergerak melambat dalam tiga tahun terakhir. Angka penjualan kendaraan di China turun 1,3% dalam 4 bulan, situasi yang buruk sejak 1998. Harga-herga terus turun mengancam pendapatan dari Thailand, produsen dan eksporter karet terbesar dunia, termasuk memotong keuntungan produsen ban seperti Bridgestone Corp dan Michelin & Cie."Pasar karet masih bearish karena masalah Eropa dan perlambatan ekonomi di China," ujar Kazunori Kokuba, managing director di Yutaka Shoji Singapore Pte, broker komoditas.Kontrak untuk Oktober naik 0,6% ke 280,4 yen per kilogram atau setara US$3,517 per ton di Tokyo Commodity Exchange kemarin, mendekati level tertinggi dalam pekan-pekan yang sempat lesu. (Bloomberg/arh)   

 

BERITA FINANSIAL PILIHAN:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top