Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TRAGEDI SUKHOI: Mahasiswa RI di Inggris sampaikan bela sungkawa

LONDON: Mahasiswa Indonesia di Inggris yang tergabung dalam PPI UK menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100 yang mengalami kecelakaan Rabu lalu di Bogor.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Mei 2012  |  09:01 WIB

LONDON: Mahasiswa Indonesia di Inggris yang tergabung dalam PPI UK menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet-100 yang mengalami kecelakaan Rabu lalu di Bogor.

 

Kehilangan ini bukan hanya milik keluarga korban, namun juga bagi bangsa Indonesia termasuk pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Inggris, demikian Sekretaris Jenderal PPIUK, R. Rizky PH di London, Minggu, 13 Mei 2012.

 

R. Rizky PH mengatakan banyak para penumpang adalah anak bangsa yang mengemban misi bangsa memajukan penerbangan Indonesia.

 

Walaupun penyebab kecelakaan ini belum dapat dipastikan, namun informasi mengenai tidak adanya daftar penumpang yang memuat nama penumpang lengkap sebelum keberangkatan, menjadi suatu pembelajaran tersendiri bagi dunia penerbangan Indonesia, ujarnya.

 

Dalam Pasal 121 ayat (1) UU No. 1/ 2009 tentang Penerbangan mencantumkan Badan usaha angkutan udara niaga nasional dan perusahaan angkutan udara asing yang melakukan kegiatan angkutan udara ke dan dari wilayah Indonesia wajib menyerahkan data penumpang pra kedatangan atau keberangkatan.

 

Sementara itu Ketua PPIUK Miftach menyatakan hal tersebut janganlah dianggap hanya masalah administratif semata dalam dunia penerbangan.

 

Berkaca kepada negara Amerika Serikat, mereka menerapkan bahwa dokumen tersebut adalah dokumen yang sangat berharga dan rahasia serta wajib diserahkan ke otoritas penerbangan pusat paling lambat tiga jam setelah penerbangan dilakukan.

 

Dokumen tersebut adalah, salah satu bukti penghargaan kepada nyawa manusia. Hal tersebut baru dirasakan sekarang ini, yang menyebutkan otoritas penerbangan Indonesia menemukan kesulitan mengidentifikasi jumlah penumpang pesawat yang terlibat kecelakaan.

 

PPI-UK percaya kecelakaan ini akan menjadi pembelajaran dunia penerbangan Indonesia secara keseluruhan dan PPI-UK menyambut baik keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara penjualan pesawat Sukhoi buatan Rusia sampai investigasi atas kecelakaan ini selesai.

 

Namun kecelakaan ini diharapkan tidak menyurutkan niat para pelaku bisnis industri penerbangan untuk mengembangkan jalur penerbangan di Indonesia.

 

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17,504 pulau, transportasi udara menjadi alternatif yang cepat dan terjangkau dalam mobilisasi masyarakat sehingga menyokong perekomian bangsa. (Antara/Bsi)

 

+ JANGAN LEWATKAN:

 

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top