Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEKJEN PBB Undang SBY jadi Co-chair a High-level Panel of Eminent Persons

 
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 10 Mei 2012  |  19:13 WIB

 

JAKARTA:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diundang Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon  untuk menjadi co-chair a High-level Panel of Eminent Persons.
 
Kepala Negara mengatakan Sekjen PBB Ban Ki-moon telah mengundang dirinya bersama Perdana Menteri Inggris David Cameron, serta Presiden Johnson-Sirleaf dari Liberia untuk menjadi co-chair a High-level Panel of Eminent Persons tersebut.
 
”Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan pada Sekretaris Jendral PBB  yang  mengundang saya bersama-sama Perdana Menteri Inggris David Cameron, dan Presiden Johnson-Sirleaf dari Liberia, untuk menjadi co-chair a High-level Panel of Eminent Persons,” kata Presiden Yudhoyono saat memberikan sambutan dalam rangka peluncuran Asia-Pacific Human Development Report (APHDR) di Istana Negara Kamis hari ini 10 Mei 2012.
 
Panel akan memberikan pandangan dan nasehat kepada Sekretaris Jendral PBB untuk mengatasi tantangan pembangunan global yang dapat menghambat pencapaian MDGs.  Juga untuk merumuskan kerangka kerjasama internasional dan agenda baru pasca MDGs tahun 2015.
 
Panel juga diharapkan juga mampu merumuskan kerangka kerja yang holistik, yang bisa mengatasi masalah pembangunan secara mendasar.
 
Oleh sebab itu, kita semuanya diundang untuk ikut dalam upaya mencari jalan terbaik bagi pembangunan kesejahteraan manusia.
 
Pada konferensi global di Rio de Janeiro bulan Juni, ujarnya,  negara yang ada di kawasan Asia Pasifik tentunya berkeinginan menyumbangkan sejumlah ide praktis terkait pembangunan berkelanjutan.
 
Di tataran global, tambahnya, Indonesia berkeinginan  untuk terus terlibat aktif dan berinisiatif pada pengelolaan pembangunan yang berkelanjutan.
 
“Indonesia senantiasa berpartisipasi pada setiap pertemuan United Nation Framework on Climate Changes,” kata SBY. (sut)
 
 
 

BACA JUGA:

>>Jangan Wait & See, Kejarlah Dolar & Obligasi

>>Sampoerna serious on bank business

>>BI Tak Bisa Mediasi Bos Femina vs Citibank Gara-Gara Potensi Keuntungan

>> SUKHOI CRASH: Police to identify victim's family to match with bodies

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top