Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Agung: Tak ada kelaparan Intan Jaya

 
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 24 November 2011  |  19:30 WIB

 

JAKARTA: Menko Kesra Agung Laksono menegaskan tidak benar terjadi bencana kelaparan di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, yang diisukan sejak 4 bulan penduduknya menderita kelaparan.
 
"Berdasarkan hasil koordinasi langsung Deputi I Bidang Koordinasi Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial dengan pemerintah daerah setempat, dalam hal ini Bupati Intan Jaya Maximus Songgonaouw, ternyata tidak ada terjadi kelaparan di daerah tersebut," kata Agung sore ini di kantornya.
 
Menurut Bupati Maximus, kata Menko Kesra, kejadian tersebut belum dikategorikan sebagai bencana kelaparan karena penduduk masih memiliki persediaan makanan walaupun terbatas. Itulah sebabnya Bupati Intan Jaya belum melaporkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
 
Agung menuturkan makanan pokok masyarakat Intan Jaya adalah ubi, keladi, dan pisang (umbi-umbian). Beras hanya dikonsumsi sekali-sekali. Isu bencana kelaparan tersebut muncul karena daerah itu disebut gagal panen tahunan, yang disebabkan hujan lebat terus menerus. Selain gagal panen, beberapa rumah juga dikabarkan rusak terkena longsor.
 
Menurut Agung, Bupati Maximus yang berkantor di Kabupaten Nabire, baru mengetahui kelaparan yang dialami warganya setelah banyak berita dari berbagai sumber. Sulitnya komunikasi dan transportasi menjadi kendala dalam memantau wilayahnya.
 
Kabupaten Intan Jaya dengan ibukota Sugapa merupakanm hasil pemekaran dari Kabupaten Paniai Provinsi Papua. Intan Jaya terdiri atas 6 distrik dan berpenduduk 86.000 jiwa. Untuk mencapai lokasi hanya bisa menggunakan pesawat jenis Twin Otter dan Cessna, dan landasan masih pakai tanah.
 
Saat ini, kata Agung, Intan Jaya telah menerima bantuan beras sebanyak. 3 ton dari Pemprov Papua. "Saya juga sudah berkoordinasi dengan BNPB dan Kemensos untuk segera memberikan bantuan kepada Pemda Kab. Intan Jaya, jika kondisi di lapangan semakin parah." (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top