Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petani inginkan kepemilikan saham di pabrik gula

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 November 2011  |  18:13 WIB

 

SURABAYA: Paguyuban Petani Tebu Rakyat Jawa Timur mendesakkan usulan agar pemerintah khususnya yang memiliki kewenangan d isektor industri pergulaan memberikan ruang bagi petani dalam kepemilikan saham pabrik gula.
 
Usulan itu dilakukan guna memberikan ruang kontrol serta kerja sama yang saling menguntungkan dengan PG sehingga bisa meminimalkan adanya pergerakan tebu keluar daerah alias tidak digiling di PG setempat.
 
Mohammad Ali Fikri, Koordinator Presidium PPTR Jatim,  menegaskan pihaknya tengah menggodok usulan itu setelah melihat fenomena adanya tebu yang keluar daerah dari wilayah tanamnya.
 
"Usulan agar petani bisa memiliki saham pada PG bisa dijadikan solusi konkrit terhadap fenomena tebu riwa-riwi atau tebu keluar daerah. Bila usulan kepemilikan saham patani itu bisa direalisasikan maka akan ada simbiosis mutualisme," katanya kepada Bisnis hari ini.
 
Fikri menerangkan langkah petani tebu melarikan tebunya dan tidak untuk digiling di PG terdekat ke PG yang memiliki kualitas rendemen tinggi dan kapasitas giling  lebih baik. 
 
"Petani tebu tidak bisa disalahkan, bila ingin mencari untung. Karena kualitas giling PG-PG  di wilayah tapal kuda khususnya yang dimiliki PTPN XI kurang baik sehingga tebu keluar untuk digiling ke PG-PG lain [PTPN X, RNI dan swasta]."
 
Fikri menegaskan skala prosentase saham yang diajukan atas kepemilikan PG bagi petani sebesar 5%.
 
"PPTR berharap konsep sharing saham dengan pelibatan petani ini bisa menjadi model bagi rencana revitalisasi PTPN khususnya sektor industri gula yang kini infonya akan di holding. Usulan ini akan disampaikan ke Pak Dahlan [Dahlan Iskan/Menteri BUMN] dan ditembuskan ke Gubernur Jatim serta DPRD Jatim," terangnya.(sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yuristiarso Hidayat

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top