Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

330.989 RTS di Malang Raya terancam tak dapat raskin

MALANG: Sebanyak 330.989 rumah tangga sasaran (RTS) di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kab. Pasuruan serta Kab. Pasuruan terancam tidak mendapatkan alokasi beras untuk keluarga miskin (raskin) karena adanya larangan dari Gubernur menyalurkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 November 2011  |  16:48 WIB

MALANG: Sebanyak 330.989 rumah tangga sasaran (RTS) di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kab. Pasuruan serta Kab. Pasuruan terancam tidak mendapatkan alokasi beras untuk keluarga miskin (raskin) karena adanya larangan dari Gubernur menyalurkan beras impor untuk penyaluran raskin maupun operasi pasar.Kepala Bulog Malang Awaludin Iqbal, mengatakan Gubernur Jatim Soekarwo berkirim surat kepada direksi Bulog pada Oktober lalu yang isinya  melarang beras impor untuk kegiatan raskin maupun operasi pasar di Jatim.“Solusinya, beras untuk kegiatan tersebut diperoleh dari sub-divre Bulog lain maupun pengadaan beras dengan menaikkan HPP (harga pembelian pemerintah),” kata Awaludin Iqbal di Malang, hari ini.Bulog Malang tidak bisa mengandalkan mengandalkan beras sendiri untuk kegiatan penyaluran raskin pada November dan Desember 2011. Pasalnya jumlah beras yang dibeli hanya 18.000 ton dan telah habis terserap untuk kegiatan penyaluran raskin bulan-bulan sebelumnya.Stok Bulog Malang, kata dia, hanya beras dari impor sebesar 16.000 ton. Beras sebesar itu mencukupi untuk kegiatan penyaluran sampai awal 2012. Kebutuhan beras untuk penyaluran raskin 5.000 ton per bulan.Dengan adanya surat Gubernur ke direksi, maka beras impor tersebut  tidak bisa digunakan untuk penyaluran raskin. Di sisi lain, sulit pula kegiatan penyaluran raskin dengan mendatangkan beras dari Sub-Divre lain.Sub-Divre Bulog di daerah-daerah yang merupakan sentra produsen padi seperti Banyuwangi, Jember, Madiun, dan Lamongan tidak mungkin bersedia memasok beras ke daerah lain karena mereka juga berkonsentrasi memenuhi kebutuhan penyaluran raskin di daerahnya masing-masing.Sub-divre Bulog yang kondisinya hampir sama dengan Malang, yakni Bulog Kediri, Surabaya, Mojokerto, Probolinggo, dan Tulungagung.

Untuk mendatangkan beras dari Bulog luar pulau, kata dia, juga tidak mungkin. Pasalnya, stok mereka biasanya tidak besar, kecuali Sulawesi Selatan.(api) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top