Bendera raksasa akan berkibar di bawah laut

 
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 27 September 2011  |  14:56 WIB

 

JAKARTA: Gerakan Pramuka Indonesia, melalui unit selamnya Scout Diver, akan menggelar acara selam spektakuler memperingati 50 tahun berdirinya gerakan kepanduan ini di Tanah Air.
 
Acara Dive Pramuka Emas akan digelar di Pantai Pasir Putih Situbondo, Jawa Timur yang akan melibatkan 1.000 penyelam baik dari Scout Diver, penyelam profesional, jurnalis, dan TNI AL untuk mengibarkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 1.000 meter persegi di bawah laut.
 
Ketua Kwartir Nasional Pramuka Supriyadi yang juga menjadi ketua panitia Dive Pramuka Emas mengatakan Menteri Pemuda dan Olahraga Menpora Andi Alfian Malarangeng dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik memberikan dukungan penuh untuk kegiatan yang dijadwalkan pada 21-13 Oktober 2011.
 
"Kami tidak ingin kehilangan momentum untuk membangkitkan kembali gerakan Pramuka. Acara ulang tahun emas ini harus ada agenda yang spektakuler," ujarnya hari ini.
 
Dia menambahkan Situbondo dipilih sebagai lokasi acara karena karakter pantai yang landai dengan dasar flat dan berpasir sehingga dapat digunakan untuk lokasi pengibaran bendera di bawah laut.
 
"Kami akan membentangkan bendera berukuran 1.000 meter persegi dari kedalaman 8 meter untuk kemudian diangkat bersama-sama oleh 1.000 diver lalu dikibarkan," ujar Supriyadi.
 
Satuan TNI AL, lanjut dia, juga sudah berkomitmen memberikan dukungan teknis untuk menyiapkan rig pengibar bendera serta piranti teknis lainnya.
 
Setidaknya 200 orang Scout Diver akan terlibat pada acara ini. Selebihnya, Supriyadi mengharapkan partisipasi anggota klub selam di seluruh Indonesia, termasuk klub-klub kawakan seperti Corona, Kingdom Scuba, dan organisasi jurnalis penyelam, Journalist Divers.
 
Selain agenda utama pengibaran bendera ukuran raksasa, Gerakan Pramuka Indonesia juga berencana memberikan lencana kepada anggota kehormatan, pencanangan terumbu karang pramuka emas, dan estafet tunas kelapa.
 
Industri selam nasional sebelumnya juga pernah mencatat pemecahan rekor dunia di Pantai Malalayang Manado, Sulawesi Utara pada 16 Agustus 2010 dengan jumlah 1.500 penyelam yang melakukan penyelaman secara bersama-sama dan sekaligus upacara bendera di bawah air.
 
Bedanya, di Situbondo, Jatim nantinya akan dilakukan pemecahan rekor dengan 1.000 penyelam yang akan mengibarkan bendera Merah Putih ukuran superbesar. (arh)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top