Indonesia gelar World Batik Summit

 
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 23 September 2011  |  15:00 WIB

 

JAKARTA: Indonesia selenggarakan World Batik Summit di Balai Sidang Jakarta Convention Center 28 September-2 Oktober dengan tema Indonesia Global Home of Batik.
 
Acara yang menargetan 700 peserta dari luar negeri dan dalam negeri itu menampilkan 9 pakar batik dari Indonesia, Jerman, Australia, Jepang, Inggris, dan Belanda itu. Acara itu akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 
 
Jultin Ginanjar Kartasasmita, salah satu pendiri Yayasan Batik Indonesia (YBI), menuturkan World Batik Summit (WBS) diselenggarakan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan evaluasi mengenai teknis produksi, ide-ide praktis dan metode pemasaran batik. 
 
"Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan perajin batik, dan pembahasan secara komprehensif. Mengenai peranan batik sebagai daya tarik wisata," kata Jutin saat memaparkan tentang WBS hari ini di Jakarta.
 
Selain itu, tambahnya, juga dirancang menjadi ikon dalam menampilkan beberapa dimenso batik, seni, dan kerajinan, teknik dan teknologi, pemasaran dan bisnis ke seluruh dunia.
 
Dia menyebutkan ada dua program utama dalam kegiatan WBS ini. Yaitu konferensi dan pameran. Acara ini merupakan besutan Yayasan Batik Indonesia yang mendapat dukung pemerintah. Ada 10 kementerian yang ikut terlibat.
 
"WBS diharapkan dapat membangun antusiasme batik secara internasional, dan mendukung praktisi penggemar batik di seluruh dunia. Diharapkan dapat membangun ikatan yang kuat di antara negara-negara penghasil batik dengan penggemarnya," kata Ketua Panitia WBS Dodi Soepardi.
 
Dia menambahkan melalui acara tersebut diharapkan terbentuk suatu forum bagi perajin dan industri batik di seluruh dunia. Topik yang dipilih adalah multi-kemitraan, membawa batik untuk dunia, kontribusi batik untuk ekonomi kreatif, dan batik sebagai warisan budaya; konservasi dan modernisasi. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top