UI raih 4 penghargaan TEIMUN

JAKARTA: Tujuh mahasiswa Universitas Indonesia berhasil meraih empat penghargaan di ajang The European Internasional Model United Nations (TEIMUN) 2011, yang berlangsung di ROC Mondriaan, The Hague, Belanda.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Juli 2011  |  06:32 WIB

JAKARTA: Tujuh mahasiswa Universitas Indonesia berhasil meraih empat penghargaan di ajang The European Internasional Model United Nations (TEIMUN) 2011, yang berlangsung di ROC Mondriaan, The Hague, Belanda.

TEIMUN yang berlangsung 11-17 Juli tersebut, diikuti sekitar 200 peserta yang berasal lebih dari 50 negara di dunia. Dalam ajang tersebut UI mengangkat tema Defining the future of global governance.

Keempat penghargaan tersebut disabet oleh empat mahasiswa FISIP UI. Yaitu Best Delegate of General Assembly oleh Hanifah Ahmad, Best Delegate of Economic and Social Council oleh Rizki Yuniarini, Best Delegate of Historical Council oleh Dian Aditya Ning Lestari, dan Honorable Mention of Security Council oleh Niwa Rahmad Dwitama.

Vishnu Juwono, Kepala Kantor Komunikasi UI, mengatakan delegasi UI untuk TEIMUN 2011 terdiri dari tiga orang mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (FISIP), dua mahasiswa fakultas hukum (FH), dan dua mahasiswa fakultas ekonomi (FE).

"Mahasiswa UI kembali mengharumkan nama Indonesia melalui ajang internasional. TEIMUN 2011 membuka wawasan para peserta untuk memecahkan permasalahan dunia, dengan menciptakan sistem pemerintahan global yang menjadi penyokong kerjasama antar negara dalam mencari solusinya," ujar Vishnu hari ini dalam rilisnya.

Dia menuturkan selain UI, beberapa universitas yang memperoleh penghargaan dari ajang TEIMUN 2011 ini, diantaranya National University of Singapore, University of Groningen (The Netherlands), University of Capetown (South Africa), University of Antwerp (Belgia), University of Southampton (UK), dan University of Namibia.

Dia memaparkan TEIMUN merupakan salah satu MUN tertua di Eropa untuk para mahasiswa di berbagai belahan dunia. Melalui ajang ini para mahasiswa dapat belajar mengenai organisasi internasional, seperti PBB dan NATO, serta memperolehgambaran mengenai pola kerja dan proses pengambilan keputusan melalui peran bermain simulasi PBB.

Selain itu, ujarnya, di dalam TEIMUN para mahasiswa akan memperoleh jaringan profesional, dan interaksi sosial antara delegasi dari berbagai Negara. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top