Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sengketa Kuril: Peluru dikirim ke kedutaan Rusia

JAKATA: Sengketa Kepulauan Kuril yang dipicu kunjungan Perdana Menteri dan sejumlah Menteri Rusia nampaknya semakin panas setelah sebuah peluru senapan telah dikirim ke kedutaan Rusia di JepangKata polisi hari ini seperti ditulis Jiji Press dikutip dari
Tusrisep
Tusrisep - Bisnis.com 08 Februari 2011  |  07:18 WIB

JAKATA: Sengketa Kepulauan Kuril yang dipicu kunjungan Perdana Menteri dan sejumlah Menteri Rusia nampaknya semakin panas setelah sebuah peluru senapan telah dikirim ke kedutaan Rusia di JepangKata polisi hari ini seperti ditulis Jiji Press dikutip dari The Strait Times, sengketa atas Kuril Selatan, yang dikenal sebagai Wilayah Utara di JepangKetegangan berkobar pada hari Senin ketika Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menyebut kunjungan Presiden Dmitry Medvedev tahun lalu ke pulau-pulau sebagai sebuah 'kemarahan bisa dimaafkan' dan Kremlin lagi bersumpah tidak akan pernah menyerahkan Kuril.Pada hari yang sama, peluru senapan tujuh sentimeter ditemukan dalam amplop dikirim ke Kedutaan Rusia di Tokyo.Dalam paket itu juga disertakan ancaman tertulis Wilayah Utara merupakan bagian integral dari Jepang' Peluru itu merupakan peluru kosong. Seorang jurubicara kepolisian mengkonfirmasi bahwa peluru telah dikirim ke kedutaan, namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.Kepulauan Kuril telah dikendalikan oleh Moskow pada penghujung Perang Dunia. Ribuan penduduk Jepang diusir dan digantikan oleh pemukim Rusia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top