Tekan angka kemiskinan jadi prioritas

JAKARTA: Menko Kesra Agung Laksono mengatakan pekerjaan rumah (PR) terbesar kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Kesra pada 2011 adalah dalam bidang penanggulangan kemiskinan di Indonesia."Pemerintah akan terus melakukan berbagai
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Desember 2010  |  14:35 WIB

JAKARTA: Menko Kesra Agung Laksono mengatakan pekerjaan rumah (PR) terbesar kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Kesra pada 2011 adalah dalam bidang penanggulangan kemiskinan di Indonesia."Pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 8-10% hingga 2014. Sementara saat ini masih berada pada angka 13,3%," katanya hari ini dalam Refleksi Satu Tahun Kemenko Kesra di kantornya.Agung menuturkan PR lainnya adalah penataan kependudukan, revitalisasi keluarga berencana, serta pencapaian target tujuan pembangunan milenium tentang HIV dan AIDS.Persiapan Sea Games 2011, penanggulangan pekerja migran terlantar dan tenaga kerja Indonesia bermasalah, serta pencegahan dan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Agung juga menuturkan kalau kementerian dan lembaga lain di bawah koordinasinya cukup sukses dalam menjalankan berbagai program sepanjang 2010."Sejumlah program telah berhasil dilaksanakan, walau masih banyak pekerjaan rumah menunggu tahun depan," ungkapnya.Menurut dia, berbagai program yang telah dilakukan kementeriannya serta kementerian dan lembaga lain di bawah koordinasinya sepanjang tahun ini, a.l. dalam bidang lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan dan kebudayaan, serta kreativitas dan inovasi teknologi.Pada lingkungan hidup dan pengelolaan bencana, katanya, a.l. pemerintah sudah membentuk Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB), penanganan banjir bandang di Wasior, Papua Barat, penanganan erupsi Gunung Merapi, serta penanganan gempa dan tsunami Mentawai. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top