Julian Assange ditangkap di London

LONDON: Polisi Inggris hari ini menangkap Julian Assange, pendiri situs WikiLeaks yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia pemerintah AS, berdasarkan permintaan Swedia terkait dengan pelanggaran seksual.
News Editor | 07 Desember 2010 11:30 WIB

LONDON: Polisi Inggris hari ini menangkap Julian Assange, pendiri situs WikiLeaks yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia pemerintah AS, berdasarkan permintaan Swedia terkait dengan pelanggaran seksual.

Assange, 39, berkebangsaan Australia, ditangkap oleh agen dari unit ekstradisi Scotland Yard ketika dia pergi ke kantor polisi di London tengah setelah dia membuat kesepakatan dengan pihak berwajib. Proses pengadilan akan dimulai dalam waktu dekat.

Jurubicara polisi metropolitan London, dikutip Press Association Inggris, mengatakan, Para petugas dari unit ekstradisi polisi metropolitan, telah menangkap Julian Assange atas nama otoritas Swedia atas kemungkinan pemerkosaan.

Penangkapan yang diantisipasi secara luas di seluruh dunia itu terjadi setelah Assange, yang membantah tuduhan pelanggaran seksual dan perbuatan yang tidak menyenangkan, menyatakan bersedia bekerjasama dengan otoritas Swedia, Agustus lalu.

Kemudian pria itu mengeluarkan ancaman bahwa akan lebih banyak lagi kawat diplomatik AS dia bocorkan lewat WikiLeaks jika ada pihak yang berupaya mempersulit dia maupun organisasinya secara hukum.

Ancaman Assange itu menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pemerintahan Presiden Barack Obama, yang tengah berupaya menjerat Assange dan grup yang terkait dengannya secara hukum karena membocorkan sekitar 250.000 kawat diplomatik AS, yang kemungkinan dia peroleh dari analis intelijen Angkatan Bersenjata AS tingkat rendah.

Jurubicara kepolisian Inggris menyatakan Assange dituduh oleh otoritas Swedia melakukan pemaksaan dalam dua kasus pelanggaran seksual dan satu kasus pemerkosaan, semua terjadi pada Agustus 2010.

Assange dituduh terlibat secara seksual dengan dua orang perempuandalam hubungan yang awalnya suka sama suka tetapi berakhir tidak demikian menurut klaim para pengadusetelah Assange menolak memakai kondom.

Julian Assange menegaskan tuduhan itu tidak benar dan bahwa hal itu tidak lebih dari upaya pembalasan atas pembocoran dokumen rahasia AS oleh WikiLeaks.

Sejumlah perusahaan server komputer seperti Amazon.com dan PayPal.com telah menghentikan kerja sama komersial dengan WikiLeaks. Amazon mendapatkan tekanan dari seorang senator AS. Pada Senin, bank Swiss PostFinance membekukan rekening milik Assange yang dipakai untuk mengumpulkan dana operasi WikiLeaks.

Sementara itu Hakim Agung AS Eric H. Holder Jr menyatakan Departemen Kehakiman sedang melakukan investigasi yang sangat serius, aktif, dan terus berlanjut atas sisi kriminal dari persoalan pembocoran dokumen rahasia oleh WikiLeaks itu (lt)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rachmat Sujianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top