Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan bahwa dana umat yang dikelola dengan baik maka nilainya bisa mencapai sekitar Rp500 triliun per tahun.
Prabowo mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan Menteri Agama, potensi dana umat yang dapat dikelola secara terintegrasi dan profesional sangat besar. Jika seluruh dana umat dikelola dengan baik, nilainya diperkirakan dapat mencapai sedikitnya Rp500 triliun per tahun.
Dia mendorong pembentukan lembaga pengelolaan dana umat sebagai bagian dari penguatan peran umat Islam dalam pembangunan nasional.
“Kalau nanti dibentuk lembaga pengelolaan dana umat dan dikelola dengan baik, jumlahnya bisa mencapai minimal Rp500 triliun dalam satu tahun,” ujarnya saat Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Bakti 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Menurutnya, besarnya potensi tersebut dapat menjadi kekuatan strategis bagi kebangkitan bangsa Indonesia apabila dikelola secara amanah, transparan, dan berpihak pada kepentingan umat serta masyarakat luas.
Dia kembali menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umaroh dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
“Ulama dan umaroh bersatu, kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat persatuan, menjaga tekad bersama, dan senantiasa memanjatkan doa agar bangsa Indonesia berada dalam perlindungan Allah SWT.
“Mari kita terus bersatu, bertekad, dan berdoa agar bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan bencana,” katanya.
Presiden Ke-8 RI itu juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan setiap perbedaan melalui musyawarah mufakat sebagai bagian dari jati diri bangsa Indonesia.
Di akhir sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut serta mengucapkan selamat bekerja kepada pengurus Majelis Ulama Indonesia masa bakti 2025–2030.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan ridha-Nya bagi bangsa kita dan seluruh rakyat Indonesia. Selamat bekerja Majelis Ulama Indonesia, selamat berkhidmat untuk bangsa, umat, dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Prabowo.