Dapat Info A1, Noel Wanti-wanti Menkeu Purbaya Bakal Dikriminalisasi

Immanuel Ebenezer memperingatkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berpotensi dikriminalisasi karena mengganggu pihak tertentu, berdasarkan informasi A1 yang dimilikinya.
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel sedang menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan penerbitan sertifikat K3, Senin (19/1/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. JIBI/ Muhammad Sulthon S.K
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel sedang menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan penerbitan sertifikat K3, Senin (19/1/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. JIBI/ Muhammad Sulthon S.K

Bisnis.com, JAKARTA — Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer memperingatkan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bakal dikriminalisasi.

Noel sapaan akrabnya, mengaku memiliki informasi A1 soal kans Purbaya bakal dijerat dengan pidana seperti dirinya.

"Pesan nih buat Pak Purbaya, nih. Pesan, Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-noel-kan," ujar Noel di PN Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Kemudian, Noel mengemukakan bahwa peluang Purbaya dijebloskan ke penjara karena dianggap mengganggu pihak-pihak tertentu. 

Oleh sebab itu, kata Noel, pihak yang merasa digganggu itu bakal bersiap untuk menyerang pejabat dengan julukan menteri koboi tersebut.

"Siapapun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu," pungkasnya.

Sekadar informasi, Noel dan komplotannya telah didakwa telah menerima uang Rp 6,5 miliar dalam kasus pemerasan terkait sertifikat dan lisensi K3. 

Noel juga diduga telah menerima aliran dana sebesar Rp3,3 miliar serta satu unit sepeda motor Ducati Scrambler dalam periode Oktober 2024 hingga Agustus 2025.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro