Bisnis.com, DENPASAR – Korban bangunan roboh akibat tergerus arus sungai Tukad Badung yang meluap ditemukan petugas meninggal dunia.
Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya menjelaskan 4 orang ditemukan meninggal dunia yakni dari toko kain Centrum sebanyak 2 orang atas nama Nadira dan anaknya yang bernama Maimunah. Kemudian dari toko Kain Tasnim juga 2 orang meninggak dunia atas nama ibu Tasnim) dan Parwa Husein.
"Kemudian petugas juga menemukan korban selamat dari bangunan runtuh yakni Muis dan anaknya Ousay," jelas Sidakarya dikutip dari keterangan resminya, Rabu (10/9/2025).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya,Banjir di pertokoan tekstil di Jalan Pulau Sulawesi, Denpasar menyebabkan 10 unit toko ambrol tergerus luapan sungai Tukad Badung pada Rabu (10/9/2025).
Dari pantauan Bisnis di lapangan, kondisi 10 unit toko lantai tiga yang berada di bantaran Sungai Tukad Badung rusak parah, barang - barang tekstil jatuh ke sungai dan sebagian hanyut terbawa derasnya air Tukad Badung. Sebagian barang tekstil masih tersisa di toko akan tetapi kondisinya kotor karena tercampur air dan lumpur banjir.
Sebelumnya, Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi Wieryawan menjelaskan selain kerusakan toko, ada empat orang yang tinggal di toko tersebut yang hingga saat ini masih hilang, kuat dugaan terhanyut banjir Tukad Badung.
Baca Juga
"Dari informasi yang kami terima, awalnya 6 orang dilaporkan hilang, tapi 2 sudah ditemukan selamat, sekarang 4 orang masih hilang," jelas Kompol Laksmi kepada media, Rabu (10/9/2025).