Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Amerika Serikat Robert F. Kennedy Jr. dihujani kritik tajam dari kedua partai, baik Demokrat maupun Republik, atas kebijakan vaksinnya yang dinilai bertolak belakang dengan upaya sukses pemerintahan sebelumnya dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Dikutip melalui Reuters, sorotan utama tertuju pada pemecatan Direktur CDC Susan Monarez, yang baru menjabat satu bulan dengan dukungan Kennedy sendiri.
Tak kalah kontroversial, Kennedy juga membatalkan kontrak vaksin senilai US$500 juta dan menghentikan pendanaan riset mRNA, teknologi utama dalam pengembangan vaksin era Presiden Trump.
Senator Bill Cassidy, dokter dan anggota senior Partai Republik dari Louisiana, memimpin serangan verbal dengan menyebut bahwa kebijakan Kennedy secara efektif "menolak vaksin bagi rakyat." Dia mempertanyakan pembatalan dana dan dampaknya terhadap pasien kanker dan tenaga medis.
“Saya akan mengatakan, kita secara efektif menolak orang untuk mendapat vaksin,” ujar Cassidy.
Dalam sidang Senat yang berlangsung panas selama tiga jam itu, Cassidy bahkan menyatakan bahwa Presiden Donald Trump layak mendapat Nobel Perdamaian atas keberhasilan program vaksin Operation Warp Speed, dan menantang Kennedy untuk menyetujuinya.
Baca Juga
Namun saat ditanya apakah vaksin menyelamatkan nyawa, Kennedy menolak memberikan pengakuan eksplisit, meski akhirnya mengakui bahwa vaksin mencegah kematian “namun tidak tahu berapa banyak.” Padahal, The Lancet menyebut vaksin Covid telah menyelamatkan 14,4 juta jiwa di tahun pertama penggunaannya.
Kennedy mengakui bahwa dirinya memerintahkan Monarez untuk memecat sejumlah pejabat senior CDC, tetapi membantah tudingan bahwa ia meminta Monarez untuk menyetujui kebijakan vaksin sebelum dikaji ilmiah.
Dalam artikel opini di Wall Street Journal, Monarez mengklaim bahwa dirinya ditekan untuk menurunkan standar ilmiah CDC dan mengganti pakar independen dengan loyalis Kennedy. Dia menyebut pemecatannya sebagai bagian dari upaya sistematis untuk melemahkan kepercayaan publik terhadap vaksin.
Sejak menjabat, Kennedy telah mengguncang kebijakan vaksin nasional dengan memecat seluruh 17 anggota panel penasihat vaksin CDC dan mengangkat tokoh-tokoh anti-vaksin sebagai pengganti serta membatasi kelompok yang bisa menerima vaksin COVID
Namun, langkah lain yang tak kala mengejutkan adalah membatalkan kontrak riset vaksin mRNA senilai US$500 juta. Langkah ini memicu pengunduran diri empat pejabat senior CDC dan kemarahan lebih dari 1.000 pegawai dan mantan pegawai lembaga kesehatan.
Dengan cakupan vaksin yang semakin menurun, negara bagian seperti Florida mengumumkan akan menghapus semua mandat vaksin, termasuk untuk pelajar sekolah. Anehnya, topik ini luput dari pembahasan Senat.
Tekanan terhadap Kennedy mencapai puncaknya setelah pemecatan Monarez. Senator Ron Wyden dari Oregon menjadi yang pertama secara resmi menuntut pengunduran diri Kennedy, disusul oleh Senator Raphael Warnock, Bernie Sanders, dan ratusan profesional kesehatan.
Meski begitu, Gedung Putih membela Kennedy, dengan Juru Bicara Karoline Leavitt dan Wakil Presiden JD Vance menyampaikan dukungan terbuka di media sosial, tetapi masih menghindari menyebut kritikus dari Partai Republik.