Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Tank tempur utama Leopard 2A6 dari Bundeswehr, angkatan bersenjata Jerman, berpartisipasi dalam latihan militer NATO Iron Wolf pada 27 Oktober 2022 di Pabrade, Lituania. Jerman memimpin kontingen pasukan NATO di Lituania di bawah kelompok pertempuran Enhanced Forward Presence (eFP), dengan pasukan juga dari Belgia, Republik Ceko, Belanda, Luksemburg, dan Norwegia. Bloomberg/Foto oleh Sean Gallup - Getty Images
Lihat Foto
Premium

Jerman Kirim Tank Leopard 2 ke Ukraina, Perang Nuklir Menanti?

Jerman memutuskan akan mengirim tank berat Leopard 2 ke Ukraina yang tengah berperang melawan Rusia. Akankah perang nuklir atau Perang Dunia II menjadi ancaman?
Nancy Junita, Dany Saputra
Nancy Junita, Dany Saputra - Bisnis.com
25 Januari 2023 | 07:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Jerman memutuskan akan mengirim tank berat Leopard 2 ke Ukraina yang tengah berperang melawan Rusia sejak Februari 2022.

Melansir Bloomberg, Rabu (25/1/2023), kabar baik bagi negara yang dipimpin Volodymyr Zelensky itu disampaikan anggota koalisi pemerintahan dari tiga partai di Jerman atau FDP melalui cuitan di Twitter.

Cuitan itu berbunyi: ++++ DEUTSCHLAND SCHICKT #LEOPARD-#PANZER IN DIE #UKRAINE+++++ — Fraktion der Freien Demokraten (@fdpbt) 24 Januari 2023

Sebelumnya, Der Spiegel melaporkan pada Selasa (24/1/2023), bahwa Jerman akan mengirimkan tank tersebut. Keputusan untuk memasok tank Leopard 2 dilakukan setelah negosiasi yang intens antara Jerman dan sekutunya di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) termasuk Amerika Serikat (AS) menurut laporan tersebut.

Seiring dengan itu, pemerintahan Joe Biden akan mengumumkan mengirim tank tempur M1 Abrams ke Ukraina, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut pada Selasa (24/1/2023).

Hal ini membalikkan posisi awal AS yang semula menolak mengirimkan tank itu, karena mengirim tank tersebut tidak masuk akal bagi Ukraina, pasalnya memerlukan jenis bahan bakar khusus, terlalu berat, membutuhkan terlalu banyak perawatan dan pelatihan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top