Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) melambaikan tangan usai menggelar pertemuan di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (1/6/2022). Pertemuan yang berlangsung hampir lima jam tersebut salah satunya membahas mengenai kemajuan bangsa dan negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - nz
Lihat Foto
Premium

Koalisi Indonesia Bersatu dan Peta Politik Pemilihan Presiden 2024

Hampir dipastikan setiap menjelang pelaksanaan pemilu, partai politik lebih berorientasi pada kepentingan politik pada masa mendatang. Mereka tidak akan mengenang lagi romantisme masa lalu yang telah menganantarkan ke tampuk kekuasaan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com
02 Juni 2022 | 17:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Meski Pilpres 2024 masih sekitar 20 bulan lagi, namun dinamika politik terkait persaingan di antara partai politik (parpol) maupun tokoh yang akan diusung untuk menjadi calon presiden (capres) mulai memanas.

Dinamika itu kian terasa ketika menyasar soliditas di antara tujuh partai pendukung pemerintah, PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Gerindra hingga PKB, NasDem, PAN, dan PPP.

Pasalnya, hampir dipastikan setiap menjelang pelaksanaan pemilu, partai politik tersebut lebih berorientasi pada kepentingan politik pada masa mendatang. Biasanya mereka tidak akan mengenang lagi romantisme masa lalu yang telah mengantarkan mereka ke tampuk kekuasaan.

Karena itu, tidak heran kalau para ketua umum partai politik yang ada di kabinet mulai aktif membangun citra dengan mendekati para calon pemilih. Tidak hanya itu, mereka juga mulai aktif melakukan lobi politik di tingkat elite, meski dikemas dengan alasan “silaturahmi biasa”.

Salah satu dinamika paling menarik adalah dengan terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), meski banyak kalangan meragukan soliditas koalisi tersebut.

Apalagi, dari koalisi itu belum ada kesepakatan sosok yang akan diusung menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden untuk berlaga pada pada Pilpres 2024.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top