Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich Diracun Saat Mendamaikan Perang Rusia vs Ukraina

Roman Abramovich adalah seorang pengusaha Rusia-Portugis-Israel, sekaligus pemilik Chelsea mengalami keracunan saat mendamaikan perang Rusia vs Ukraina.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  20:05 WIB
Pemilik Chelsea Abramovich keracunan saat perencanaan perdamaian perang Rusia vs Ukraina
Pemilik Chelsea Abramovich keracunan saat perencanaan perdamaian perang Rusia vs Ukraina

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik Chelsea Roman Abramovich sempat terlihat di pembicaraan damai Ukraina dan Rusia di Turki saat Kremlin menyangkal tuduhan bahwa Abramovich telah diracun.

Presiden Turki mengatakan pembicaraan itu bertujuan untuk membuat gencatan senjata antara kedua belah pihak sesegera mungkin. Roman Abramovich telah terlihat pada pembicaraan damai antara delegasi Ukraina dan Rusia di Istanbul.

Abramovich diduga diracun saat menghadiri pembicaraan. Sebelumnya, dia terlihat berdiri di belakang saat Presiden Turki sambil menyambut delegasi dari Ukraina dan Rusia.

Saat itu, pemerintah Moskow juga menolak laporan bahwa pemilik Chelsea diracun dan menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan hoaks dan merupakan bagian dari perang informasi.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menambahkan bahwa Abramovich bukan anggota resmi delegasi Rusia pada pembicaraan itu, tetapi hadir di pertemuan itu. Namun, pembicaraan tersebut gagal menghentikan perang Rusia vs Ukraina.

Sebagai informasi, Roman Arkadyevich Abramovich adalah seorang pengusaha Rusia-Portugis-Israel, dermawan, oligarki, dan politisi. Abramovich berasal dari Yahudi dan pemilik utama perusahaan investasi swasta Millhouse LLC. Dia paling dikenal di luar Rusia sebagai pemilik Chelsea, klub sepak bola Liga Premier.

Tadi pagi, miliarder Abramovich terlihat dengan kedua delegasi mengenakan jas dan headphone terjemahan. Abramovich juga diberikan sanksi oleh Inggris pada awal bulan ini sebagai bagian dari tanggapan Barat terhadap invasi Rusia ke Ukraina, karena dugaan hubungan dekatnya dengan Vladimir Putin, yang sempat dibantahnya. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chelsea Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top