Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Siswa SD Inpres Yosiba mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (17/11/2021). Kemendikbud menggelar ANBK sebagai program evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. ANTARA FOTO/Gusti Tanati - app.
Lihat Foto
Premium

Korupsi Ancam Kualitas Pendidikan Indonesia

Hasil kajian ICW bahwa korupsi mengancam kualitas pendidikan Indonesia. Negara merugi Rp1,6 triliun dari korupsi di sektor pendidikan sepanjang 2016-September 2021. Ada 240 kasus korupsi yang ditindak. Angka tersebut diyakini jauh lebih besar lantaran terdapat kasus yang hingga kini belum diketahui besaran kerugiannya. Korupsi tersebut mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com
22 November 2021 | 20:56 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil kajian Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap, bahwa korupsi mengancam kualitas pendidikan Indonesia. Negara merugi Rp1,6 triliun dari korupsi di sektor pendidikan sepanjang 2016-September 2021.

ICW mencatat terdapat 240 korupsi pendidikan yang ditindak aparat penegak hukum dalam waktu enam tahun terakhir. Angka tersebut diyakini jauh lebih besar lantaran terdapat kasus yang hingga kini belum diketahui besaran kerugiannya.

“Jika ditarik mundur sejak 2006, terdapat 665 kasus korupsi pendidikan yang ditindak aparat penegak hukum dengan kerugian negara mencapai Rp2,905 triliun,” ujar Almas Sjafrina, Koordinator Divisi Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi ICW dalam diskusi publik bertajuk ‘Pendidikan di Tengah Kepungan Korupsi’ dikutip dari Youtube ICW, Senin (22/11/2021).

Menurut Almas, penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh pelayanan pendidikan yang mendapat alokasi yang cukup tinggi, yakni 20 persen dari APBN, namun mutu pelayanan pendidikan di Indonesia tak kunjung membaik.

Maraknya praktik korupsi di sektor pendidikan itu juga nyatanya sangat mempengaruhi pada minimnya kualitas pendidikan Indonesia saat ini.

“Hasil survei Program for International Student Assessment (PISA) pada 2018, Indonesia mendapat peringkat rendah, yakni 72 dari 77 negara dengan skor rata-rata 382 untuk kemampuan membaca, matemaika, dan sains. Stagnan sejak 2003 lalu,” ujarnya.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top