Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Hanya WN India, Pakar: Karantina Seluruh Pelaku Perjalanan Luar Negeri!

Epidemiolog mendesak pemerintah untuk mewajibkan karantina bagi seluruh pelaku perjalanan dari luar negeri guna mencegah penyebaran varian baru Covid-19 di Indonesia.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 25 April 2021  |  11:55 WIB
Seorang warga negara asing (WNA) berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). - Antara\r\n
Seorang warga negara asing (WNA) berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono meminta pemerintah untuk mengimplementasikan karantina bagi seluruh pelaku perjalanan dari luar negeri, termasuk dari India guna meredam penyebaran varian baru Covid-19 di Tanah Air.

"Implementasi karantina pelabuhan laut dan udara berlaku bagi siapapun pelaku perjalanan dari luar negeri, bukan hanya warga India," cuit Pandu melalui akun twitter pribadinya, Minggu (25/4/2021).

Pandu mengatakan implementasi kebijakan karantina itu mesti dibarengi dengan penganuliran seluruh berkas dokumen kesehatan seperti hasil tes PCR yang dibawa oleh pelaku perjalan luar negeri meskipun hasilnya menyatakan negatif Covid-19.

“Semua surat keterangan tes PCR tidak berlaku, harus dikarantina dan dites ulang. Masak sih mengimplementasikan regulasi tersebut tidak bisa konsisten?” kata Pandu.

Bagi pelaku perjalanan dalam negeri, Pandu menerangkan, pemerintah mesti menggunakan tolok ukur pemeriksaan tes antigen. Langkah itu dinilai efektif untuk menjaring varian baru Covid-19 di Tanah Air.

“Semuanya harus dites antigen, sebelum keberangkatan, dengan biaya yang terjangkau. Jangan gunakan tes lain yang tidak direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan sebagai tes skrining. Kalau tidak maka virus mutasi baru meluas ke seluruh NKRI,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membeberkan terdapat 12 warga negara asing asal India yang terkonfimasi positif Covid-19 setelah masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 21 April 2021 lalu.

“Dari 127 penumpang, WNA yang sudah dilakukan tes semua sampai saat ini sudah ada 12 penumpang yang positif Covid-19,” kata Budi saat konferensi pers secara daring, Jumat (23/4/2021).

Menurut Budi, pihaknya telah melakukan Whole Genome Sequencing kepada 127 penumpang termasuk di dalamnya kru pesawat AirAsia XZ988.

“Semuanya itu sudah kita lakukan Whole Genome Sequencing tetapi hasilnya belum keluar untuk WGS-nya,” kata Menkes.

Adapun, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto memastikan kedatangan 117 warga negara India di Bandara Soekarno-Hatta sudah melalui pengawasan dan pemeriksaan yang ketat.

"Dari sisi dokumen Keimigrasian mereka punya KITAS /ITAS [Kartu Izin Tinggal Terbatas] dan  KITAP/ITAP [Kartu Izin Tinggal Tetap],” ujar Romi Jumat (23/4/2021).

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top