Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi penelitian dalam pengembangan vaksin Covid-19  -  Bloomberg
Premium

Kontroversi Vaksin Nusantara: Ditolak BPOM, Didukung Politisi

17 April 2021 | 15:23 WIB
Proses uji klinis Vaksin Nusantara menulai kontroversi. Anggota DPR RI dan politisi bersedia menjajal vaksin buatan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Padahal, BPOM sudah menolak hasil uji klinis fase 1.

Bisnis.com, JAKARTA – Nama mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menjadi trending topic di lini masa Twitter. Dokter berpangkat Letnan Jenderal tersebut  menjadi sorotan warganet vaksin Covid-19 yang digagasnya, yaitu Vaksin Nusantara.

Rabu (14/4/2021), Terawan sudah siaga di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Selatan untuk melakukan penelitian Vaksin Nusantara. Terawan tidak sendirian. Dalam kesempatan tersebut, hadir politisi serta anggota DPR RI.

Nama-nama besar seperti eks Ketua Umum Golkar Abu Rizal Bakrie, eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo, politisi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyempatkan diri untuk menjadi “kelinci percobaan” dokter Terawan.

Siti Fadillah Supari, Mantan Menteri Kesehatan era Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono  mengatakan kedatangan dirinya ke RSPAD Gatot Subroto sebagai bentuk dukungan atas penelitian yang diinisiasi oleh Terawan.

 “Memang, inovasi selalu mengagetkan kemapanan, bahkan bisa mengganggu yang sudah mapan. Di dalam ilmu pengetahuan, logis saja tidak cukup, tetapi harus dibuktikan,” kata Siti melalui keterangan tertulis, Kamis (15/4/2021).

Aksi politisi hingga mantan menteri yang rela menerima suntikan Vaksin Nusantara menuai kontroversi di masyarakat. Ada pihak yang mendukung, ternyata banyak pula yang menolak. Apalagi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah menolak hasil uji klinis fase 1 Vaksin Nusantara.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top