Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KKP Pastikan Pasokan Ikan selama Ramadan 2021 Aman

Permintaan ikan diprediksi meningkat pada minggu pertama Ramadan dan kembali stabil pada pekan kedua hingga jelang lebaran. Tujuh hari setelah lebaran, permintaan ikan diprediksi naik lagi untuk kebutuhan hotel, restoran, katering dan oleh-oleh.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 18 Maret 2021  |  15:10 WIB
Karyawan menata ikan segar yang di pajang di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menata ikan segar yang di pajang di salah satu super market di Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan memastikan pasokan ikan dari berbagai daerah cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama Ramadan 2021.

Berdasarkan analisis data tahun lalu dan prognosa 2021, perkiraan kebutuhan ikan selama April – Mei 2021 sebesar 2.522.500 ton.

"Adapun prognosa ketersediaan ikan sebesar 2.696.000 ton. Dengan demikian, prognosa pasokan ikan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2021," katanya saat Rapat Kerja Gabungan bersama Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021).

Permintaan ikan diprediksi meningkat pada minggu pertama Ramadan dan kembali stabil pada pekan kedua hingga jelang lebaran. Tujuh hari setelah lebaran, permintaan ikan diprediksi naik lagi untuk kebutuhan hotel, restoran, katering dan oleh-oleh.

Sementara itu, harga ikan sebelum lebaran diprediksi stabil dan pada minggu pertama Ramadhan mengalami kenaikan 5 sampai 15 persen mengingat permintaan yang meningkat. Setelahnya, harga ikan akan kembali normal hingga menjelang lebaran.

"Merujuk saat puasa dan lebaran tahun 2020, komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu cakalang, kembung dan tongkol dengan kenaikan rata-rata 10 persen.”

“Sedangkan untuk komoditas bandeng dan tuna cukup stabil dan sempat mengalami penurunan tapi tidak signifikan. Di tahun 2021 ini, pada saat puasa dan lebaran tahun ini diprediksi tidak akan jauh berbeda dari tahun 2020," terangnya.

Menteri Trenggono memaparkan, KKP sudah menyusun sejumlah strategi untuk menjaga pasokan tetap aman dan mengantisipasi tingginya harga ikan selama Ramadan dan Lebaran 2021.

Beberapa di antaranya meliputi peningkatan produksi perikanan budidaya, memberikan fasilitas coldstorage dan kendaraan pendingin, pengembangan koridor logistik ikan, implementasi sistem resi gudang komoditas ikan serta menggelar bazar atau pasar ikan murah secara online juga offline bekerja sama dengan instansi terkait.

KKP juga melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan supplier besar, asosiasi, BUMN perikanan, retail modern, rumah makan, dan dinas KP untuk mengamankan pasokan dan harga ikan. Kata dia, KKP turut memantau pasokan dan harga ikan melalui portal Satu Data KKP dan memantau langsung ke lapangan.

"Disamping itu, KKP juga akan mengadakan Bazar Virtual Ramadhan “UMKM Produk Perikanan” dengan target peserta sebanyak 500 UMKM. Kegiatan ini dapat diakses melalui media sosial Gemarikan," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp harga ikan
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top