Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Covid-19: Gemetar Suntik Jokowi, Ini Profil Profesor Abdul Muthalib

Dokter yang menyuntikkan vaksin kepada Jokowi adalah Profesor dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  10:31 WIB
Profesor dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Profesor dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada Presiden Joko Widodo, Rabu (13/1/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi orang pertama disuntik vaksin Covid-19 Sinovac pada hari ini, Rabu (13/1/2021).

Dokter yang menyuntikkan vaksin kepada Jokowi adalah Profesor dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM. Saat menyuntikkan vaksin kepada Jokowi, dia  mengaku sempat gemeteran.

Abdul Muthalib dalah Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Sejak tahun 1969, ketertarikan  Abdul Muthalib pada penyakit dalam mulai terlihat, terutama sejak dirinya menaruh perhatian mendalam terhadap berbagai insiden kanker payudara yang belum ada obatnya di Indonesia.

Kemudian, dia menempuh pendidikan sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan mengambil konsentrasi spesialis ilmu penyakit dalam pada tahun 1969.

Setelah lulus pada tahun 1986, Abdul Muthalib menjadi konsultan hematologi-onkologi medik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan menjadi anggota dari organisasi International Society of Hematology (ISH), juga supervisor organisasi International Society of Thrombosis and Haemostasis (ASTH) hingga saat ini.

Abdul Muthalib pada tahun 1999 juga sempat mendapatkan penghargaan Asian Clinical Oncology Society.

Dia membuat berbagai karya ilmiah, di antaranya Preliminary Result of Multicenter Phase II Trial of Docetaxel (Taxotere) in Combination With Doxurubicin as First Line Chemotherapy in Indonesia Patiens With Advanced or metastatic Breast Cancer yang telah dimuat di Japanese Journal of Cancer and Chemotheraphy th 2000.

Selain itu, karya ilmiah lainnya yaitu prinsip-prinsip pemantauan pasien kanker rawat jalan pada tahun 1997, dan terapi pada perawatan paliatif. Juga, buku panduan untuk petugas kesehatan, perawatan paliatif dan bebas nyeri pada penyakit kanker pada tahun 2003.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sinovac Vaksin Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top