Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Daftar Miliarder yang Semakin Kaya Sejak Pandemi Virus Corona

Pandemi virus corona (Covid-19) telah memberikan dampak positif pada bisnis yang dijalankan oleh miliarder.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 20 Desember 2020  |  08:33 WIB
Pendiri dan CEO Amazon.com Inc. Jeff Bezos mendapatkan berkah dari pandemi virus corona (Covid-19). Pendapatan Amazon semakin meningkat selama pandemi - Bloomberg
Pendiri dan CEO Amazon.com Inc. Jeff Bezos mendapatkan berkah dari pandemi virus corona (Covid-19). Pendapatan Amazon semakin meningkat selama pandemi - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 10 orang terkaya di dunia telah meraup US$400 miliar atau setara Rp5.600 triliun sejak pandemi virus corona (Covid-19) melanda seluruh penjuru bumi.

Dilansir dari The Guardian, Sabtu (19/12/2020), laporan Americans for Tax Fairness menunjukkan bahwa kekayaan biliuner Amerika telah meningkat US$1,1 triliun sejak pandemi.

Frank Clemente dari Americans for Tax Fairness mengatakan keuntungan pandemi mereka sangat besar sehingga miliarder Amerika dapat membayar tagihan bantuan Covid-19 yang besar dan tetap tidak kehilangan sepeserpun dari kekayaan sebelumnya.

“Pertumbuhan kekayaan mereka begitu besar sehingga mereka sendiri dapat memberikan stimulus senilai US$3.000 kepada setiap pria, wanita dan anak-anak di negara ini, dan mereka tetap masih lebih kaya daripada 9 bulan yang lalu,” ungkapnya.

Pertama, pendiri Amazon, Jeff Bezos, telah mencatatkan kekayaan yang meroket hingga US$70 miliar sejak Maret menjadi US$185 miliar. Layanan belanja online telah membuat bisnis perusahaan teknologi yang berbasis di Washington ini melonjak.

Pada saat bisnis kecil terdampak pandemi dan krisis ekonomi terburuk sejak depresi hebat pada 1930-an, saham Amazon terus meningkat sebesar 90 persen sejak Maret.

Kedua, Chief Executive kendaraan elektrik Tesla, Elon Musk. Kekayaan Musk meningkat hingga US$153 miliar, naik US$25 miliar pada Maret. Ditambah lagi, pemerintah AS kemungkinan akan mempercepat peralihan kendaraan elektrik sejak pandemi.

Hal ini berhasil melambungkan saham Tesla hingga tujuh kali lipat sejak Maret. Mulai Senin, perusahaan akan dimasukkan dalam indeks blue-chip S&P 500.

Musk masih memegang 20 persen saham tesla dan menjadi orang terkaya kedua di dunia, peringkat yang melonjak dari posisi 35 dari liga miliarder pada Januari.

Ketiga, pemimpin brand fesyen mewah LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, Bernard Arnault mencatatkan kekayaan dari US$69 miliar menjadi US$148 miliar, menjadikan dia orang kaya ketiga.

Keempat, Co-founder Microsoft Bill Gates diperkirakan mencatatkan bertambahnya kekayaan senilai US$20 miliar sejak Maret. Dengan kekayaan total senilai US$120 miliar, Gates telah berkontribusi miliaran dolar untuk pengembangan vaksin Covid-19 dan proyek kesehatan.

Miliarder lainnya yang juga bisnisnya semakin moncer sejak pandemi kelima, Mark Zuckerberg dari Facebook yang mencatatkan peningkatan hingga 80 persen menjadi US$100 miliar.

Keenam, Kekayaan investor kawakan Warren Buffett meningkat 26 persen menjadi US$85 miliar. Ketujuh, Larry Ellison, Co-Founder Oracle, yang kekayaannya membengkak 50 persen menjadi US$88 miliar.

Kedelapan, Co-Founder Google Larry Page berhasil mencatatkan penambahan kekayaan hingga setengahnya menjadi US$76 miliar. Begitu pula mitranya Sergey Brin yang kekayaannya mencapai US$74 miliar.

Ke-10, Amancio Ortega, pendiri Inditex, perusahaan fesyen asal Spanyol mencatatkan kenaikan hingga 47 persen menjadi US$75 miliar.

Luke Hildyard, Direktur Eksekutif High Pay Centre, lembaga think tank asal Inggris mengatakan bertambahnya kekayaan 10 orang tersebut nilainya melebihi estimasi pemerintah Inggris dalam menyiapkan dana untuk mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi pandemi Covid-19 yang mengancam 66 jiwa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amazon.com daftar miliarder elon musk
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top