Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bos WHO Selesai Jalani Karantina Covid-19

Lima anggota staf WHO terbukti positif pekan lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2020  |  11:22 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020).  - Antara/Reuters
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (16/11/2020) mengatakan terdapat 65 infeksi Covid-19 di kalangan staf kantor pusat Jenewa sejak awal pandemi dan potensi klaster kasus kecil sedang diselidiki.

Kepala teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan lima anggota staf WHO terbukti positif pekan lalu, menambahkan: "Kami semua baik-baik saja, semuanya mengalami penyakit ringan atau tanpa gejala."

Pakar kedaruratan WHO, Mike Ryan, menyebut bahwa wilayah Jenewa, Swiss, tempat markas WHO, dan wilayah Vaud di dekatnya memiliki "sejumlah penularan paling intens di dunia saat ini."

"Sepengetahuan saya klaster yang sedang diselidiki tersebut merupakan bukti awal potensi penularan di markas WHO, namun kami tidak dapat sepenuhnya melindungi diri kami sendiri dari hubungan sosial dan hubungan lain dengan keluarga dan sekolah dan banyak lainnya," kata Ryan.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin (16/11/2020) menandai kembalinya ia dari karantina setelah diidentifikasi sebagai kontak dari seseorang yang terbukti positif Covid-19.

"Saya sehat, tidak ada gejala. Sekarang hari ke-17. Saya mengikuti protokol. Karena tidak bergejala dan juga mematuhi protokol, saya merasa tidak perlu melakukan tes. Saya yakinkan Anda bahwa saya baik-baik saja dan sebenarnya sangat, sangat sibuk," kata Tedros.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top