Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satgas Dorong Keterlibatan Mahasiswa untuk Sosialisasi Bahaya Covid-19

Kepala BNPB Doni Monardo menyatakan sosialisasi dan edukasi bahwa bahaya Covid-19 itu nyata dan bukan rekayasa masih perlu digencarkan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  14:33 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. - Istimewa
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo berharap mahasiswa dapat lebih berperan aktif dalam membantu pemerintah untuk menyampaikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Covid-19.

Doni yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini mengatakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Covid-19, mahasiswa bisa mendukung penanganan Covid-19 melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Adapun, program KKN Tematik Covid-19 ini telah berjalan sejak Juni 2020 sampai dengan saat ini.

“Harapan saya, KKN Tematik ini betul-betul bisa agresif untuk menyadarkan masyarakat kita bahwa Covid adalah nyata, Covid adalah sebuah peristiwa yang terjadi, bukan rekayasa dan bukan konspirasi,” kata Doni dalam diskusi ‘Anak Muda Bawa Perubahan’ dikutip dari YouTube BNPB, Rabu (28/10/2020).

Secara khusus, Doni juga meminta kepada mahasiswa KKN untuk lebih gencar mengimbau masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan yakni mereka yang menderita penyakit penyerta (komorbid) untuk lebih waspada terhadap bahaya Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengapresiasi peran elemen perguruan tinggi seperti mahasiswa dan dosen dalam penanganan Covid-19.

“Berbagai produk telah dihasilkan oleh para dosen dan mahasiswa baik rapid test RI-GHA yang saat ini sudah diproduksi massal, robot nurse, serta berbagai ventilator,” ujar Nadiem.

Dia juga menyebut tidak kurang dari 15.000 mahasiswa yang bergabung dalam program Relawan Covid-19 Nasional sejak April 2020 untuk memitigasi dampak pandemi.

Selain itu, ribuan mahasiswa pun juga diketahui secara gotong royong terjun membantu pembelajaran murid-murid SD dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik melalui program Kampus Mengajar Perintis sejak Juni lalu.

Lebih lanjut, melihat besarnya peran program KKN dalam memberikan solusi pembangunan di perdesaan dan perkotaan sejak 1971, Kemendikbud pun berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan beberapa pihak lainnya untuk menyelenggarakan program Kolaborasi Nasional KKN Tematik Covid-19.

“Program tersebut kini diikuti lebih dari 5.600 mahasiswa dari lebih dari 200 perguruan tinggi dengan fokus utama memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru sekaligus aktualiasasi kebijakan merdeka belajar,” papar Nadiem.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahasiswa Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top