Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyampaikan keterangan terkait Brexit dalam siaran televisi yang ditonton warga di sebuah pub di Manchester, Inggris, Jumat (16/10/2020). - Bloomberg/Anthony Devlin
Premium

Negosiasi Brexit Masuki Momen Kritis, Mungkinkah Inggris-UE Pisah Baik-baik?

20 Oktober 2020 | 13:09 WIB
Proses Brexit rupanya belum usai. Kini, menjelang deadline akhir tahun ini, Inggris dan Uni Eropa masih belum mencapai sejumlah kesepakatan, termasuk tarif dagang.

Bisnis.com, JAKARTA – Ibarat menaiki roller coaster, kalangan pengusaha Inggris dipaksa melalui gejolak naik turun dalam sepekan terakhir.

Mereka menutup pekan lalu dengan kado berupa kabar pahit. Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson sempat mengatakan bahwa sebaiknya mereka mulai bersiap menghadapi kemungkinan terburuk jika masa transisi Brexit berakhir tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa (UE).

“Negosiasi perdagangan telah berakhir, UE secara efektif telah mengakhirinya kemarin tatkala mereka berkata tak ingin mengubah posisi negosiasinya,” ujarnya seperti diwartakan The Guardian.

Namun, awal pekan ini, tepatnya Senin (19/10/2020), secercah harapan mulai muncul lagi.

Sinyal itu bermula dari pernyataan menteri senior di kabinet Boris Johnson, Michael Gove. Dalam sebuah wawancara dengan wartawan senior BBC Andrew Marr pada Minggu (18/10), Gove mengatakan bahwa “pintu masih sedikit terbuka.”

Laporan Politico lantas menyebutkan bahwa setelah pernyataan Gove muncul, kesepakatan untuk melakukan pembicaraan intensif hingga akhir pekan mendatang telah disepakati kedua pihak. Negosiator Inggris David Frost dan negosiator UE Michel Barnier telah menyepakati pertemuan di London pada pekan ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top