Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Penularan Covid-19, Menkes Minta Fasilitas Cuci Tangan dengan Sabun Diperbanyak

Mencuci tangan dengan sabun menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  15:50 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada pers di Ambon, Senin (6/7/2020). - Antara
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada pers di Ambon, Senin (6/7/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kasus penyebaran virus corona Covid-19 hingga saat ini masih belum dapat dikendalikan. Jumlah pasien yang terinfeksi pun terus meningkat secara rata-rata sekitar 3.000 hingga 4000 kasus perhari.

Untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penularan virus Covid-19, pemerintah terus menggencarkan protokol kesehatan dan kampanye nasional. Dimulai dengan kampanye memakai masker pada Agustus, ikuti kampanye menjaga jarak pada September, dan kampanye mencuci tangan atau yang ketiganya lebih dikenal dengan langkah 3M.

Untuk lebih spesifik lagi, maka kampanye mencuci tangan kembali dicanangkan dengan Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang digulirkan secara nasional bertepatan dengan Hari CTPS Sedunia sebagai momentum kampanye setiap 15 Oktober.

Mencuci tangan dengan sabun disebut menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penularan virus corona.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta semua kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan serta pihak swasta menyediakan dan memperbanyak fasilitas cuci tangan dengan air dan sabun di berbagai fasilitas umum dan perkantoran.

“Kementerian Kesehatan juga akan berkolaborasi dengan sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil untuk meningkatkan akses ke fasilitas cuci tangan dengan sabun,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Kamis (15/10/2020).

Selain itu, Terawan juga meminta pemerintah provinsi dan kabupaten kota meningkatkan kampanye cuci tangan pakai sabun di daerahnya masing-masing serta menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun di seluruh rumah tangga, lembaga, lokasi pariwisata dan tempat umum lainnya.

“Tangan yang bersih menyelamatkan nyawa dari ancaman Covid-19 dan penyakit menular lainnya,” tegasnya

Sejumlah menteri yang ikut berpartisipasi dalam Seruan Aksi Nasional "Tangan Bersih untuk Semua" yakni Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Agama Fakhrul Razi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Abdul Halim Iskandar, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Para menteri mengajak semua pemangku kepentingan di kantor kementerian dan juga mitra pembangunan serta pengambil keputusan untuk membantu kampanye cuci tangan pakai sabun di ruang lingkup kerja masing-masing.

KSP-CTPS yang diinisiasi oleh 19 perusahaan, lembaga/asosiasi pengusaha (pemerintah dan non-pemerintah) mempublikasikan naskah (sekaligus video): Seruan Aksi Nasional “Tangan Bersih untuk Semua”.  Sesi ini membahas tantangan kemitraan yang berkelanjutan, yang bukan hanya CTPS (sebagai pilar kedua Sanitasi Total Berbasis Masyarakat/STBM) namun kemitraan untuk pencapaian seluruh 5 pilar STBM di seluruh pelosok Indonesia.

STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat. Lima pilar STBM adalah Stop Buang Air Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, Pengamanan Sampah Rumah Tangga dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona hidup sehat dokter terawan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top