Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Sejumlah buruh berunjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Dalam aksinya mereka menolak 'omnibus law' Rancangan Undang-Undangan (RUU) Cipta Kerja karena dinilai lebih menguntungkan pengusaha, serta mengancam akan melakukan mogok nasional pada 6-8 Oktober 2020 atau saat sidang paripurna DPR membahas RUU Cipta Kerja. - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Premium

Surat Terbuka Menaker, Pilkada 2020, dan Covid-19

06 Oktober 2020 | 10:46 WIB
Rencana mogok nasional serikat pekerja/buruh diminta dipertimbangkan kembali sejalan dengan masih tingginya penyebaran Covid-19. Di sisi lain, pemerintah tetap menyelenggarakan Pilkada 2020.

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa jam setelah kabar Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja disahkan menjadi UU, Senin (5/10/2020), Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah merilis surat terbuka. Isinya antara lain mengajak serikat pekerja/buruh untuk tidak menggelar aksi mogok di tengah pandemi Covid-19.

Surat terbuka kepada serikat pekerja/buruh yang diunggah di akun Instagram resmi Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) itu bertajuk "Hati Saya Bersama Mereka yang Bekerja dan yang Masih Menganggur". Ida menuturkan pihaknya berupaya mencari titik keseimbangan, antara melindungi yang telah bekerja serta memberi kesempatan kerja kepada jutaan orang yang masih menganggur dan tidak punya penghasilan.

Dia pun meminta rencana mogok nasional untuk dipertimbangkan kembali.

"Saya meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena situasi jelas tidak memungkinkan untuk turun ke jalan, untuk berkumpul. Pandemi Covid-19 masih tinggi, masih belum ada vaksinnya," ucap Ida.

Dia mengajak serikat pekerja/buruh untuk menjaga kesehatan dan nyawa keluarga di rumah.

Seperti diketahui, bahkan sebelum UU Cipta Kerja disahkan, sejumlah serikat pekerja sudah menyampaikan rencana aksi mogok nasional pada 6-8 Oktober 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top